Sudah mengetahui bahan yang nyaman dan juga tren hijab terkini, pastinya penampilan bisa jadi lebih maksimal jika padanan busananya juga tepat. Memadukan busana dengan hijab memang gampang-gampang susah. Salah memilih warna atau motif, penampilan bisa terlihat terlalu mencolok dan kurang cantik dilihat. Kami pun mewawancarai beberapa desainer ternama seperti Windri Dhari (pemilik label Nur Zahra), Mel Ahyar, dan juga Ria Miranda sebagai inspirasi Anda untuk tampil gaya, saat silaturahmi di hari Lebaran nanti.

1. Perhatikan Pemilihan Warna

nb-nt02

Warna menjadi komponen penting ketika Anda memadupadankan busana. Biasanya untuk tampil aman, kebanyakan wanita akan memilih kerudung dengan tone warna yang sama dengan bajunya. Namun sebaiknya, pilihlah warna hijab yang berbeda namun masih terlihat harmonis dengan busana. Misalnya saja Anda memakai kaftan berwarna hijau dengan payet emas untuk Lebaran tahun ini. Sebaiknya, Anda memilih warna emas dengan tema yang masih senada dengan ornamen payet di baju.

“Warnanya kalau kerudung hijau, baju hijau itu last year deh.. sebaiknya kalau memang mau stylish tapi tetap ketutup sih, coba cari warna yang berbeda antara kerudung sama busana jadi lebih menarik,” ujar Mel Ahyar saat berbincang dengan Wolipop belum lama ini di trunk show di Galeries Lafayette, Pacific Place, Jakarta.

2. Pilihan Motif

Bermainlah dengan proporsi yang seimbang jika ingin tampil cantik di hari Lebaran nanti. Misalnya saja jika baju sudah penuh motif, sebaiknya pilih kerudung yang polos, begitu juga sebaliknya. Ambil satu warna dari motif yang ada pada baju. Selain itu, jika Anda memiliki pipi chubby, sebaiknya hindari motif kerudung yang besar-besar dan penuh. Pilihlah yang motifnya lebih simple dan tanpa banyak warna.

3. Pilihan Bahan

Pemilihan bahan selendang juga dapat membuat busana yang Anda pakai terlihat berbeda. Misalnya saja jika baju Anda tak terlalu banyak detail berpayet, namun ingin tetap terkesan mewah, Anda bisa menyiasatinya dengan memakai kerudung berbahan silk. Sebaliknya, jika busana Anda sudah penuh detail payet berkilauan, sederhanakan penampilan dengan kerudung berbahan sifon ataupun katun.

Bahannya kayak sifon, katun, linen, viscose, sangat nyaman dipakai sehari-hari dan lebaran juga. Untuk silk itu kan kesannya mewah, jadi nggak perlu aneh-aneh modelnya sudah memperlihatkan kemewahan. Mungkin dengan detail Swarovski di tangan atau leher, looknya seperti kaftan terus nggak terlalu berlebihan style-nya tapi tetap cantik,” ujar Ria Miranda yang juga ditemui di Galeries Lafayette, Pacific Place, Jakarta.

4. Bagaimana Padu Padannya?

Desainer dari label NurZahra, Windri Dhari memberi sedikit tips untuk padu padan yang bisa Anda terapkan saat berlebaran nanti. Saat silaturahmi yang menuntut Anda banyak bergerak, padanan atasan tunik, outerwear dengan celana pipa atau rok maxi bisa jadi pilihan. Untuk baju yang sudah bertumpuk, padukan dengan pilihan bahan hijab yang nyaman seperti katun.

Beda lagi jika Anda ingin tampil lebih formal. Windri menyarankan untuk memakai kaftan atau abaya dengan bahan yang nyaman dan ringan sehingga tetap terkesan mewah dan juga lebih praktis. Untuk busana ini, bahan kerudung silk ataupun silk crepe akan membuat tampilan jadi lebih elegan.

5. Tambahan Aksesori

Aksesori jangan sampai terlewat saat padu padan busana dan hijab untuk hari Lebaran nanti. Menurut Windri, tak perlu aksesori yang berlebihan. Bross atau headpiece ukuran besar juga sebaiknya ditinggalkan dulu agar tidak tampil berlebihan.

sumber: wolipop

meta

Assalamu’allaikum Wr.Wbgambar-buta-WP

Sama seperti pakaian, ada beberapa hijab yang wajib Anda punya. Hal ini bertujuan agar koleksi jilbab Anda bisa cocok digunakan untuk segala busana. Rugi dong sudah beli, tapi tak bisa serasi dengan baju favorit Anda. Untuk itu, Anda wajib tahu beberapa penutup kepala yang harus ada di lemari pakaian Anda.

Hijab Hitam

Pastikan Anda memiliki hijab berwarna gelap ini, Moms. Sebab, tone inilah yang bisa dengan mudah masuk dan cocok untuk segala warna busana yang Anda kenakan. Anda juga bisa memakainya saat menghadiri acara formal atau informal, tanpa takut terlihat berlebihan.

Hijab Netral

Anda wajib punya hijab berwarna netral, seperti cokelat terang, putih dan beige. Nuansa inilah yang cocok dikenakan untuk koleksi baju ber-tone lembut. Hijab warna ini juga bisa menyeimbangkan penampilan saat Anda memakai busana mencolok.

Fancy Hijab

Yap, Anda tetap wajib punya jilbab gaya yang pasti Anda kenakan saat menghadiri acara resmi atau pesta. Hijab jenis ini akan menunjang penampilan Anda lebih stunning dan berbeda dari biasanya.

Hijab Motif

Sekarang sudah banyak hijab beragam corak yang banyak dijual di pasaran. Anda bisa memadukannya dengan busana polos, sehingga penampilan jadi lebih berwarna dan eye-catching. Tetapi, pastikan Anda memilih jilbab dengan motif senada dengan pakaian ya.

Hijab Kilat

Tak punya banyak waktu untuk berdandan? Nah, itulah fungsinya memiliki setidaknya satu hijab kilat yang tak butuh peniti untuk menyematkannya. Bagi wanita karir, Anda perlu sekali memiliki jilbab jenis ini.

sudah punya koleksi di atas??

muslimahcorner.com

belanja jilbab : Rumahmadani.com

by : tika

nb45-nsk13Hari raya Idul Adha merupakan salah satu hari besar bagi umat Muslim di seluruh dunia. Hari raya ini terbilang istimewa karena bertepatan dengan pelaksanaan perintah menunaikan qurban, sehingga hari raya Idul Adha kerap disebut dengan Hari Raya Qurban. Selain itu, umat Islam juga melaksanakan rukun Islam yang kelima yakni ibadah Haji di tanah suci.

Tampil Simpel dengan Hijab Warna Basic saat Idul Adha

Meski saat hari raya, kita dianjurkan untuk memakai pakaian yang sederhana dan tidak berlebihan. Pilihan warna basic untuk pakaian hijab saat Idul Adha bisa kamu terapkan agar penampilanmu tetap down to earth. Warna basic yang bisa kamu pakai antara lain adalah warna putih bersih, broken white, hitam, maroon juga navy.

Warna Pastel yang Lembut Menambah Suasana Hangat dan Akrab saat Idul Adha

Selain warna basic, warna pastel juga bisa menjadi pilihan buat kamu yang ingin tampil kalem saat hari raya Idul Adha. Warna pastel yang lembut dapat membangkitkan keakraban saat berkumpul dengan orang-orang tercinta. Suasana saat perayaan Idul Adha semakin hangat dengan pakaian hijab warna pastel ini.

Pakai Hijab Set Syar’i Saat Hari Raya Idul Adha Membuatmu Tampil Lebih Santun

Trend hijab syar’i memang sudah menyebar luas di kalangan para muslimah di tanah air. Para muslimah yang terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari, tentunya ingin menyempurnakan pakaian hijabnya. Setiap muslimah memiliki moment hijrah yang berkesan saat memutuskan untuk memakai hijab syar’i. Nah, moment hari raya Idul Adha ini bisa kamu jadikan sebagai langkah awal untuk memulai berhijab syar’i, Dear.

Tampil Kompak Saat Hari Raya idul Adha dengan Baju Couple

Nah, biar tampil lebih kompak saat hari raya Idul Adha, kamu bisa memilih baju couple dengan pasanganmu. Biasanya, baju couple dijual sepasang sekaligus dengan tampilan yang serasi baik warna maupun modelnya. Untuk pakaian muslim-muslimah, baju couple terdiri dari gamis set dan baju koko. Pilihlah warna favoritmu agar membuatmu tampil bersemangat dan percaya diri.

Inspirasi Hijab Hari Raya Idul Adha Koleksi Terbaru Oki Setiana Dewi

Beberapa inspirasi hijab saat hari raya idul Adha juga bisa kamu lihat dari para selebriti tanah air. Contohnya saja hijab syar’i koleksi terbaru dari Oki Setiana Dewi (OSD) berikut ini. Desain yang khas dari OSD akan membuatmu tampil elegan saat hari raya Idul Adha.

Sumber : blog.shopious.com

Firdayanti

ab8003Memilih busana muslim untuk bepergian bukanlah hal yang sulit untuk Anda lakukan. Sebagai wanita muslimah, Anda tentu saja membutuhkan busana muslim untuk keperluan sehari-hari. Baik untuk bekerja, di rumah ataupun untuk acara-acara lain yang mungkin akan Anda kunjungi. Salah satu hal yang mungkin akan Anda lakukan yaitu melakukan perjalanan yang cukup jauh. Melakukan perjalanan yang jauh atau bepergian membutuhkan banyak hal untuk dipersiapkan, salah satunya yaitu busana yang dikenakan. Sebagai wanita muslimah tentu saja Anda akan menyiapkan busana muslim untuk Anda bawa saat melakukan perjalanan.
Dalam memilih busana muslim untuk pergi, Anda harus mempertimbangkan beberapa hal. Ini karena busana yang akan Anda kenakan sangat berpengaruh terhadap kenyamanan perjalanan Anda. Saat melakukan perjalanan, Anda akan merasa seperti kurang nyaman atau berada pada kondisi yang berbeda dibanding saat Anda berada di rumah. Beberapa hal yang harus Anda ingat, Anda mungkin saja akan mudah berkeringat atau juga banyak melakukan aktifitas.
Berikut ini ada beberapa hal mudah yang dapat Anda lakukan saat memilih baju muslim untuk bepergian.
  1. Pilihlah busana muslim sesuai tempat yang Anda kunjungi

Jika Anda melakukan perjalanan atau sedang bepergian, maka sebaiknya pilihlah busana muslim yang sesuai dengan tempat yang Anda kunjungi. Jika Anda pergi ke gunung atau daerah pegunungan maka sebaiknya pilihlah busana muslim yang berbahan tebal. Contohnya saja busana muslim bergo, selain simple busana muslim untuk pergi ini juga hangat dikenakan di daerah pegunungan. Jika Anda pergi ke tempat yang kondisi cuacanya panas, maka sebaiknya pilihlah baju muslim yang berbahan adem sehingga tidak membuat Anda merasa gerah. Selain itu, pilihlah baju muslim yang terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat.

  1. Pilihlah busana muslim yang warnanya tidak terlalu terang

Saat melakukan perjalanan, Anda mungkin akan melakukan banyak hal dan hanya membawa persediaan baju ganti yang terbatas. Jika Anda mengenakan busana muslim untuk bepergian yang berwarna cerah maka resiko untuk cepat kotor akan tinggi. Tentu saja Anda tidak ingin terlihat kotor walaupun Anda sedang bepergian. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda memilih busana muslim yang warnanya tidak terlalu terang seperti warna cokelat, merah maroon, hitam, biru tua dan orange. Tetapi jika Anda membawa baju ganti yang cukup, Anda dapat membawa busana muslim bepergian yang berwarna cerah.

  1. Pilihlah busana muslim yang sesuai dengan kebutuhan Anda

Saat bepergian, tentu saja Anda memiliki rencana atau kegiatan yang Anda lakukan di tempat tersebut. Dalam melakukan kegiatan tersebut, Anda harus memilih busana muslim yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Anda dapat memilih mengenakan rok atau celana sesuai kebutuhan Anda. Jika Anda banyak melakukan kegiatan, sebaiknya pilihlah celana untuk mempermudah aktifitas Anda. Jika Anda memilih rok sebagai busana muslim untuk pergi Anda, maka sebaiknya pilih baju muslim yang longgar.

Itulah beberapa hal yang dapat Anda pertimbangkan saat memilih busana muslim yang Anda butuhkan saat melakukan perjalanan atau bepergian. Saat bepergian, Anda tentu saja dituntut untuk mengenakan pakaian atau busana yang tepat agar perjalanan Anda nyaman. Dengan begitu, perjalanan yang Anda lakukan dapat berjalan lancar tanpa terbebani karena busana yang Anda kenakan. Sekian yang dapat disampaikan mengenai tips memilih busana muslim untuk bepergian, semoga apa yang telah disampaikan dapat memberikan manfaat bagi Anda semua. Terimakasih telah membaca artikel ini.

Sumber : infobusanamuslim.com
Laras

nb-nt01b

Banyak perempuan yang begitu memfavoritkan warna pink. Kesan lembut dan feminin yang diberikan membuat penampilan makin terlihat anggun. Namun jika ingin tampil dewasa dengan warna ini, butuh sedikit tips agar tampilan yang diberikan makin elegan dan berkelas. Maka dari itu, mari simak tips berikut,

Go for splash

Baju dengan nuansa pink secara keseluruhan malah akan memberikan kesan yang membosankan. Oleh karenanya, siasati dengan mengenakan baju dengan nuansa warna pink di beberapa bagian sehingga tampilan yang diberikan lebih menarik. Misal, overall dengan motif triball bulatan berwarna pink. Baju semacam ini jauh lebih eye catchy dibanding yang monoton pink. Selain itu, pilih baju dengan potongan boxy wear untuk tampilan yang lebih berkelas.

Solid pink

Jika memutuskan untuk tampil dengan style all pink, pastikan untuk memakai pink solid sebagai dasarnya. Pilih gaya modern atau kontemporer sehingga look yang terlihat lebih dewasa dan elegan. Hindari baju-baju dengan tali, ruffles, atau semua hal yang berbau ultra-feminin agar warna pink-nya semakin terlihat anggun.

Mix pattern

Salah satu cara terbaik untuk tampil dewasa dengan warna pink adalah dengan mix pattern. Mengombinasikan top pink dengan pattern pants warna pink bisa jadi pilihan untuk membuat style makin fashionable. Tambahkan pemanis berupa aksesoris agar look yang diberikan terlihat lebih proporsional.

Sumber

Molto

By

Devi

mr-19

          Setiap orangtua tentu ingin memberikan yang terbaik untuk buah hati mereka. Begitu pula ketika memilih busana atau kerudung untuk anak. Beberapa ibu masih sering merasa bingung ketika harus memilihkan jilbab yang nyamansehingga anak betah ketika memakainya saat pergi ke suatu acara tertentu atau dengan tujuan melatihnya sejak dini. Berikut tips memilihkan jilbab yang nyaman untuk si kecil.

1. Pilih Bahan yang Menyerap Keringat

Pilih kerudung dengan material yang menyerap keringat seperti katun. Untuk jilbab anak sebaiknya cari bahan yang 100% katun atau rayon. Aktris yang kini terjun menjadi desainer, Risty Tagor, menyarankan untuk memilih jilbab atau kerudung anak cari bahan yang terbaik.

“Bahannya harus yang nyaman untuk anak karena mereka aktif bergerak,” tutur Risty saat ditemui beberapa waktu lalu di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.

Memilih bahan kerudung untuk anak sama seperti membelikan busana buat mereka terutama bila si kecil berkulit sensitif. Fashion stylist anak, Lala Sirait, juga mengimbau kepada para ibu untuk menemukan material yang tepat. Jangan asal pilih karena bisa berpengaruh terhadap kulit buah hati tercinta.

“Mengatasi kulit sensitif anak adalah dengan pemilihan bahan yang tepat. Untuk anak yang alergi‎ kalau bisa cari yang 100% katun. Jika perlu beli yang organik. Hindari juga bahan polyester yang kadang bikin anak berkulit sensitif gatal,” ujar Lala ketika ditemui di Grand Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat.

2. Jilbab Instan

Pilihkan anak jilbab yang instan, tidak perlu dikreasikan terutama bila mereka aktif bergerak. Jilbab instan lebih membuat si kecil merasa nyaman ketika bermain karena mudah digunakan dan tidak merepotkan. Model jilbab instan untuk anak kini juga bervariasi seperti memiliki detail bordir atau turban. Pilih yang paling nyaman untuk anak.

3. Tidak Pakai Jarum

Hindari penggunaan jarum di kerudung anak. Jarum pentul atau peniti bisa melukainya karena mereka masih aktif bergerak. Pilih model jilbab instan yang sesuai dengan ukuran wajahnya sehingga tidak perlu menggunakan peniti. Jarum atau peniti juga dapat membuat kulit anak gatal terutama yang jenisnya sensitif.

Untuk ibu yang masih memiliki anak balita saja, Risty menyarankan agar memakai kerudung sederhana dan simpel, kalau bisa tanpa peniti. Tidak menutup kemungkinan jarum yang Anda pakai juga dapat melukainya.

4. Berikan Pilihan Warna Cerah

Ketika ingin si kecil memakai kerudung sebelum menghadiri suatu acara bersama Anda, pilihkan kerudung dengan nuansa cerah atau motif warna-warni. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Departemen Pengembangan Anak, California State University Fullerton, warna busana bisa mempengaruhi perasaan anak. Dengan memberikan pilihan warna cerah seperti pink, biru, merah, atau warna-warni maka bisa membuat si kecil merasa lebih bahagia dan bersemangat. Tidak hanya busana, kerudung pun perlu disesuaikan. Biarkan anak memilih sesuai dengan selera mereka. Ini juga untuk melatihnya agar terbiasa memilih sejak kecil.

sumber: wolipop

meta

Assalamu’allaikum Wr.Wb11990533_168827153453787_1410557148068066469_n

Hijab atau Jilbab merupakan salah satu penutup aurat wanita muslimah. Kerap kali permasalahan hijab dikaitkan dengan akhlak seseorang. Hingga hampir mencoreng kesucian hijab itu sendiri. Walau sebenarnya Hijab dan Akhlak merupakan dua hal yang sangat berbeda.

Jika engkau berjilbab dan ada yang mempermasalahkan akhlaqmu, katakan pada mereka bahwa “Antara jilbab dan akhlaq adalah 2 hal yang berbeda”. Berjilbab adalah murni perintah Allah, wajib untuk wanita muslim yang telah baligh tanpa memandang akhlaqnya baik atau buruk, sedangkan akhlaq adalah budi pekerti yang tergantung pada pribadi masing-masing. Jika seorang wanita berjilbab melakukan dosa atau pelanggaran, itu bukan karna jilbabnya namun karna akhlaqnya. “Yang berjilbab belum tentu berakhlaq mulia, namun yang berakhlaq mulia pasti berjilbab”

Saya sangat setuju dengan kata-kata tersebut, bukan berarti saya mendukung para wanita yang berjilbab untuk tidak berakhlaq mulia ya  cuman sudah menjadi rahasia umum pemikiran manusia-manusia yang merasa dirinya sudah paling benar bahwa jikala melihat wanita yang berjilbab namun akhlaqnya kurang baik beranggapan wanita itu menggunakan jilbabnya untuk menutupi kelakuan buruknya. Na’uzubillah…

”Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: ’Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka’. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [QS. Al Ahzab (33): 59]

” Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki- laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita.” [QS.AnNur(24) : 31]

Sabda Rasulullah shallallahu ’alahi wassalam yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dari ’Aisyah, (artinya) : ”Hai Asmaa! Sesungguhnya perempuan itu apabila telah dewasa/sampai umur, maka tidak patut menampakkan sesuatu dari dirinya melainkan ini dan ini.” Rasulullah Shallahllahu ’alaihi wassalam berkata sambil menunjukkan muka dan kedua telapak tangan hingga pergelangan tangannya sendiri.

Ringkasnya begini, sebagai seorang muslimah, jilbab itu hukumnya WAJIB. Tidak ada tawar-menawar dalam hal ini. Namun, terkadang jilbab dijadikan tolak ukur perilaku seseorang. ”Dia berjilbab, tapi kelakuannya buruk”. Pertanyaan saya, kenapa MENYALAHKAN jilbabnya?! toh memakai jilbab sudah menutupi rambutnya dari pandangan kaum adam. Bukankan itu sudah menjalankan satu kewajiban.

Jika ada seorang wanita berjilbab, tapi akhlaknya buruk. Berarti, wanita itu hanya sekedar ‘mengetahui’ belum ‘memahami’. Kita tidak boleh menyalahkan jilbabnya, karna itu kewajiban, cukup pribadinya…

Kesimpulan: Pakailah jilbabmu seraya tidak sekedar berniat untuk melakukan suatu hal yang wajib dari perintah Allah. Jangan kamu memakai jilbab hanya untuk fashion belaka, atau memakai jilbab untuk menutupi kejelekan sifatmu. Ikhlaslah memakai jilbab untuk kebaikan dirimu, dan jadikan Hijab sebagai kebutuhan mu, niscaya kelak kamu akan merasakan manfaat jilbabmu dan berubahlah akhlakmu.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua, terutama untuk tidak mencampur baurkan antara Hijab dan Akhlak. Karena, Hijab atau Jilbab dan Akhlak merupakan Dua Hal yang Berbeda.😀

sumber : muslimahcorner.com

kunjungi web kami di : Rumahmadani.com

by tika

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 3,492 other followers