November 2015


mutif100

Tren warna pastel memang sedang menjadi idola di kalangan kaum hawa. Tidak heran jika banyak dari lini pakaian yang mengeluarkan koleksinya dalam balutan tone lembut nan girly ini. Nah, agar gaya Ladies tetap stunning saat mengenakannya, yuk, simak tips berikut ini!

Pale Pink Top

Bagi kamu yang ingin terlihat lebih manis dengan pastel, pilihlah atasan dengan pale pink. Tone lembut tersebut mampu mengeluarkan aura femininmu. Kombinasikan dengan warna bawahan yang senada dan cerah. Shades netral seperti putih dan beige akan lebih menyempurnakan style-mu. Optimalkan dengan aksesoris senada.

Baby Blue Lacey

Bagi yang ingin terlihat manis tapi tetap segar, pilih saja outfit berwarna baby blue. Ladies bisa mengombinasikannya dengan mengenakan busana bermaterial lace yang akan menyempurnakan gaya kali ini. Padukan dengan aksesoris nude untuk memberikan sentuhan girly yang lembut.

Printed Outfit

Tampil lembut dan cantik dalam balutan pastel bukan berarti harus selalu mengenakan warna yang solid. Memakai printed outfit dengan shades pastel juga menciptakan gaya yang oke. Misalnya saja kombinasi pale pink printed pants dengan white lace top yang membuatmu semakin manis dan kasual. Berbeda lagi dengan perpaduan baby blue floral top dengan navy pencil skirt yang memberikan sentuhan semi-formal.

Soft in Denim

Kamu juga bisa memadukan pastel outfit dengan denim. Tentu saja kombinasi tersebut dapat menciptakan gaya yang chic, casual dan girly sekaligus. Misalnya saja chambray top yang dipasangkan dengan soft pink flare skirt. Tentu saja style tersebut mampu membuatmu terlihat fashionable.

Warna lembut seperti pastel memang mudah dikombinasikan dengan beragam outfit.

Sumber

Molto

By

Devi

Advertisements

e-031013

Musim kemarau menjadi momen yang tepat untuk berganti penampilan ada banyak outfit menarik yang bisa dikenakan untuk beraktivitas di hari yang terik. Tiga di antaranya telah dirangkum dalam ulasan berikut ini. Yuk simak,

Wide-legged jumpsuit

Model jumpsuit yang satu ini sangat cocok dipakai di hari yang terik. Desainnya yang lebar dan longgar akan membuat kaki bebas bergerak. Jumpsuit ini juga bisa lho dipakai untuk menghadiri acara resmi. Tinggal pilih yang memiliki warna dan potongan formal kemudian kombinasikan dengan blazer dan ikat pinggang. Pastikan juga bahan kainnya dingin sehingga badan terasa sejuk meskipun memakainya dalam ruangan tertutup.

Kaftan

Eits, siapa bilang kaftan hanya boleh dipakai saat Lebaran? Banyak model kaftan di luar sana yang juga tak kalah bagus apabila dipakai di hari biasa. Desainnya yang lebar dan bahan kain yang ringan akan membuat style musim panas kamu makin keren, jika tidak suka yang panjang, ada lho kaftan pendek yang sangat pas bila dipadukan dengan legging atau short pants.

Black and white

Selain warna cerah, memadupadankan baju black and white juga bisa lho membuat penampilan makin chic di hari yang terik. Kamu bisa mengenakan sleeveless blus warna putih dengan kulot dan sandal platform hitam. Keren dan fashionable.

Sumber

Molto

By

Devi

mutif112 (1)

Sst… Jangan Katakan Ini Saat Ngobrolin Fashion dengan Sahabat – Wanita memiliki segudang hal menarik untuk dibicarakan, apalagi saat hang out bareng sahabat. Ada saja yang bisa diobrolin mulai dari urusan dapur, berbagi resep masakan lezat, tips merawat rumah, soal kecantikan, perawatan kulir, tubuh, rambut, hingga soal padu padan fashion terkini. Topik-topik terhangat seputar wanita sangat asyik untuk didiskusikan. Namun, tau gak sih Dear, gak semua hal bebas untuk kamu katakan saat ngobrolin fashion dengan sahabatmu. Hal-hal yang cukup sensitif tentunya harus disortir agar tidak membuat suasana hangat berubah jadi awkward saat sedang asik-asiknya ngobrol.

Jangan Terlalu Frontal Ngomongin Harga, Karena Gak Semua Orang Bisa Beli Baju yang Mahal

Ngobrolin fashion emang gak ada habisnya. Mulai dari model baju, trend fashion terbaru, brand yang bermutu, warna-warna yang eye catching, sampai perkara harga pasti menarik buat dibahas. Saat kamu lagi enak-enaknya ngobrol bareng sahabat, mungkin kamu mulai curi-curi pandang dengan apa yang dipakainya. Ih, kok baju yang dia pake bagus ya.. pasti mahal nih. Kemudian mulai penasaran, belinya di mana ya? Brand-nya apa? Berapa harganya. Tiba-tiba kamu nyeletuk, “Baju kamu bagus, harganya berapa sih… pasti mahal ya?”

Dear, perlu kamu tahu bahwa gak semua baju bagus itu harus mahal. Tergantung pinter-pinter mix and match aja. Pertanyaan soal harga ini mungkin bagi sebagian orang sah-sah aja untuk ditanyakan. Namun, gak semua orang nyaman dengan pertanyaan soal harga ini. Apalagi kalau kamu kebetulan sedang hang out rame-rame. Kayaknya kurang etis lah ya kalau ditanyakan di hadapan orang banyak. Bisa jadi harga bajunya memang mahal, saat ia sebutin harganya bisa menimbulkan kesenjangan. Bisa pula ternyata harganya gak mahal-mahal banget bahkan cenderung murah, gak enak juga kan jatuhnya?

So, kendalikan dirimu untuk tidak bertanya soal harga baju yang sedang dipakai sahabatmu. Kalaupun kamu pengen tahu banget, sebaiknya bicarakan secara personal ya Dear…

Jangan Buru-Buru Nge-Judge, Mungkin Dia Memang Sengaja Pakai Koleksi Lama-nya yang Tersimpan di Lemari

“Ih, baju kamu gak update deh. Pasti belinya pas end session, yah?

Dari nadanya aja, kalimat di atas udah pasti gak enak didengar. Apalagi kalau itu kamu tujukan pada sahabatmu sendiri. Coba deh posisikan dirimu sebagai dia, apakah kamu bakalan nyaman ditodong pertanyaan seperti itu? Pastinya ada rasa tersinggung, sebel, jengkel atau marah kan dalam hatimu? So, hati-hati ya Dear saat mau mengeluarkan komentar atau pertanyaan ke sahabatm waktu ngobrolin fashion dengannya.

Mungkin kamu gemes liat penampilannya yang terkesan jadul dan gak update. Eit, jangan buru-buru menjudge bahkan cenderung mendiskreditkan. Mungkin aja dia memang sengaja memakai koleksi lamanya yang tersimpan di lemari, dari pada mubadzir kan lebih baik dipakai. Pasti dia punya alasan tersendiri saat memutuskan untuk memakainya. Toh itu hak dia, kan? Lebih baik kamu positif thinking. Selama penampilannya tidak mengganggu, jangan berkomentar yang pedes-pedes dan nyakitin. Pilih kata-kata yang baik untuk mengungkapkan pendapatmu, kalaupun pakaiannya memang tak cocok untuknya.

Beberapa Sahabatmu Bisa Jadi Kurang Punya Sense Untuk Mix and Match. Tugasmu Hanyalah Mengingatkan, Bukan Menjatuhkan

Sahabat ibarat cerminan dari diri kita. Karena setelah keluarga, mungkin sahabat menjadi orang yang paling perhatian dalam kehidupanmu. Banyak hal yang bisa kita share ke sahabat, saat ingin meminta pendapat, memutuskan sesuatu, bahkan menilai diri kita. Konon, sahabat yang baik akan memberi penilaian yang jujur, kritik dan saran yang membangun. So, saat kamu melihat sahabatmu yang mungkin berpenampilan luar biasa dalam tanda kutip tidak pandai dalam memadu-padankan pakaiannya, boleh saja kamu memberi penilaian kepadanya.

Mungkin ia tidak bermaksud berpenampilan yang buruk, hanya saja ia tidak punya sense yang bagus dalam mix and match. Nah, di sinilah peran kamu sebagai sahabat untuk mengingatkan, bukannya menjatuhkan. Kalau kebetulan kamu tahu sedikit tentang fashion, beri saran sahabatmu bagaimana tips memadu-padankan yang tepat. Bagaimanapun juga, sahabat akan selalu berjalan beriringan. Bahkan sahabat yang baik akan mendorong sahabatnya untuk lebih maju.

Jangan Suka Membanggakan Diri Seolah Paling Update Soal Fashion, Kamu Bisa Malu Sendiri Lho…

Oke, bisa jadi kamu memang update soal fashion karena sering membaca artikel, mengikuti trend fashion, sering belanja ke mal dan butik, suka mengupdate apa yang dipakai artis-artis biar tampil menawan, and then so what gitu? Kamu gak perlu membangga-banggakan diri seolah paling update soal fashion pada sahabatmu. Lebih baik kamu ajak sahabatmu untuk berdiskusi, karena sahabatmu pasti bakalan bete dan jengah banget kalau kamu terlalu over exited saat membahas sesuatu. Sst… mungkin sahabatmu punya pengetahuan yang lebih update lho… So jangan lebay ya Dear…

Boleh Sih Ngajakin Sahabat Buat Hunting Baju, Tapi….

Akan lebih seru kalau belanja baju bareng sahabat, karena kamu bisa sekalian minta pendapatnya baju itu cocok atau enggak sama kamu. Tapi, ada catatan penting nih buat kamu yang suka ngajak sahabatmu buat hunting baju. Pertama, jangan rewel soal memilih baju. Kamu bisa bertanya satu atau dua kali pada sahabatmu, tapi kalau kamu kebanyakan nanya pasti bikin sahabatmu jadi ilfil. Dikiranya kamu tidak menghargai pendapatnya. So, sebaiknya kamu batasi pilihan baju yang kamu coba. Pilih di antaranya, sahabatmu pasti memberi saran yang terbaik kok dan gak bakal menjerumuskanmu.

Kedua, jangan memaksa sahabatmu untuk beli samaan. Nah, ini penyakit yang kudu dihilangkan. Kamu yang niat beli, tapi karena ada promo beli 3 dapat 1 kamu jadi ‘memaksa’ temenmu  buat ikutan beli biar dapat bonus. Atau kamu yang masih alay banget pengen semua barang-barang samaan dengan sahabat. Dear, coba kamu lihat dulu apakah sahabatmu bener-bener membutuhkan baju tersebut? Mungkin dia juga tidak mempersiapkan budget untuk membelinya. Kecuali kalau kamu niat buat nraktir sahabatmu sebagai ucapan terimakasih. Itupun gak harus kamu yang milihin kan?

Gak Ada Salahnya Saling Memuji Penampilan Untuk Membesarkan Hati Sahabat

Nah, daripada mengatakan hal yang tidak-tidak saat ngobrolin fashion dengan sahabat, belajarlah untuk saling memuju penampilan sahabatmu saat bertemu. Pujian-pujian kecil seringkali lebih ngena di hati lho, sekaligus membesarkan hati sahabatmu. Pujian yang tulus bisa memjadi bumbu-bumbu yang membuat persahabatanmu jadi lebih manis. Hindari mengkritik tajam tanpa alasan, sebaliknya, siapkan kata-kata yang bisa membuat sahabatmu makin percaya diri meskipun ia masih ada kekurangan.

Itulah beberapa tips dari Shopious yang bisa kamu praktekkan saat ngobrolin fashion bareng sahabatmu. Semoga persahabatanmu makin awet ya!

Sumber http://blog.shopious.com

Firda

iq-a7c

Dengan semakin maraknya tren baju dan busana. Semakin banyak pula jenis-jenis kain yang digunakan oleh para perancang busana. Di antara jenis-jenis kain tersebut, ada beberapa yang mungkin sudah sering kamu dengar atau rasakan sendiri kelembutannya. Beda jenis kain tentu beda pula perawatannya. Masing-masing memiliki tips kain sendiri-sendiri yang harus dipahami sejak pertama kali dibeli. Berikut adalah lima tips kain yang umum digunakan masyarakat Indonesia serta cara perawatannya.

Katun

Katun adalah favorit bagi semua orang. Banyak pakaian yang menggunakan jenis kain ini untuk berbagai model. Salah satu keunggulannya adalah kemampuan untuk menyerap keringat sehingga sangat cocok bagi daerah yang bersuhu panas. Satu hal yang harus diperhatikan dari kain katun ini adalah warnanya yang gampang pudar sehingga memerlukan perawatan khusus, antara lain, dengan tidak merendamnya terlalu lama serta menjemur langsung di bawah terik matahari. Dianjurkan pula agar pakaian dengan jenis katun disimpan dengan cara digantung, karena lipatan akan membuatnya cepat kusut.

Wol

Ketika kain wol menyerap noda, maka akan sangat sulit untuk dibersihkan. Selain itu, perawatannya pun juga tidak boleh sembarangan. Kain jenis ini tidak boleh disikat karena akan membuat serat kain bermunculan keluar. Untuk merawatnya, gunakan pelembut pakaian khusus kain wol seperti pewangi dan pelembut pakaian Molto All in One serta gunakan kain lembap di bagian bawahnya sebagai alas setrika. Setelah itu lipat dan simpan di dalam lemari.

Sutera

Sutera adalah kain berkualitas tinggi yang halus dan memerlukan perawatan yang sangat mendetail. Jenis kain sutera memberikan kesan elegan dan anggun bagi para pemakainya. Untuk itu, mutlak bagimu untuk memperhatikan cara perawatannya, misalnya dengan menggunakan deterjen khusus pakaian berbahan sutera dan cuci dengan pilihan Delicate pada mesin cuci, selain itu, tambahkan pelembut pakaian supaya kelembutannya terus terjaga. Yang terakhir, seterika pakaian dengan suhu menengah, jangan terlalu panas, Ladies.

Rayon Spandex

Rayon spandex, atau yang sering kamu dengar dengan istilah linen, memiliki keunggulan dalam menyerap keringat serta menjaga temperature tubuh. Kain jenis ini sangat cocok digunakan untuk berolahraga. Untuk perawatannya, sebaiknya pisahkan pakaian rayon spandex dengan pakaian-pakaian lain yang bertekstur kasar. Cuci pakaian dalam air dingin selama 20 menit dan jangan sampai menyikat atau memeras terlalu kuat agar tidak melar.

Denim

Baju atau celana dengan kain denim saat ini sangat digemari oleh para muda. Selain itu, sejak jaman koboi di Amerika, kain jenis ini selalu terlihat keren untuk digunakan. Keunggulan jenis kain denim ini adalah tidak mudah kotor serta kuat gesekan. Kelemahannya, bila dicuci terlalu sering bisa bikin warna cepat pudar, Ladies. Untuk perawatannya, cuci dengan air dingin jemur dengan bagian dalam berada di luar agar kainnya tetap awet karena tidak terpapar langsung oleh sinar matahari.

Itulah beberapa tips mewarat pakaian berdasarkan jenis kainnya.

Sumber

Molto

By

Devi

qk-koko-le03

Apakah kamu sering bertengkar dengan si buah hati karena masalah baju? Well, mulai saat ini biarkan anak memilih bajunya sendiri. Apa alasannya? Simak manfaatnya berikut ini ya!

Mengekspresikan diri

Kalau anak lebih senang memilih sendiri pakaian yang akan dikenakan itu adalah hal positif. Karena dengan memilih sendiri model, warna pakaian yang akan dipakai mendorong anak untuk berani mengekspresikan diri sesuai karakternya.

Mengembangkan Diri

Anak akan merasa disayang oleh orang tua bila kamu bisa menerima mereka apa adanya. Termasuk untuk urusan memilih pakaian yang akan dikenakan. Ia akan bisa terlatih mengembangkan diri bilamana kamu memberikan keleluasaan untuk mereka membeli baju yang mereka sukai.

Dengan memberi kebebasan pada anak untuk memilih baju kesukaannya, kamu sudah membantu anak untuk bisa memutuskan sesuatu. Ini sangat berguna untuk masa depan anak kelak. Jadi anak tidak merasa terhambat untuk bisa mengembangkan potensi diri yang dimilikinya.

Belajar bernegosiasi

Saat anak diperbolehkan menentukan sendiri pilihan atas pakaiannya, ia juga belajar untuk bernegosiasi. Jadi saat anak menolak baju yang kamu pilih, tanyakan kepadanya alasan memilih baju tersebut. Jika ternyata alasannya cukup relevan, biarkan saja anak akhirnya memakai baju yang disukai. Tapi kamu boleh kok untuk memberikan saran atas pilhan bajunya. Kemampuan bernegosiasi harus bisa diasah sejak dini agar anak berani mengeluarkan pendapat sendiri.

Lebih mandiri

Salah satu cara untuk melatih anak mandiri bisa dengan cara mengizinkan anak memilih baju sendiri. Dengan begitu anak tidak tergantung pada kamu setiap kali menentukan baju yang akan dipakai. Bahkan saat anak memilih baju sendiri dan berusaha memadupadankan model dan warna, disinilah anak melatih kemandiriannya sendiri tanpa bantuan orangtuanya.

Nah mulai sekarang, saat kamu mengajak anak ke pusat belanja untuk membeli baju baru, dorong anak untuk bisa menentukan baju pilihannya sendiri. Sebagai orang tua, kamu hanya perlu menjaga kebersihan baju mereka. Selain dicuci, baju anak sebaiknya juga harus dibebaskan dari bau tak sedap.

Sumber

Molto

By

Devi

« Previous Page