ec-st89-unguSelain harus menutup aurat, hal yang perlu Anda perhatikan saat memilih busana muslim adalah bahan yang digunakan. Ada berbagai macam bahan yang dipakai untuk membuat pakaian. Namun, tidak semuanya cocok untuk Anda kenakan di cuaca yang panas. Ada beberapa bahan yang cenderung menjebak panas pada kulit, memantulkan panas kembali ke tubuh, dan menghambat keluarnya udara panas. Bahan jenis tersebut biasanya terbuat dari serat sintetis (buatan manusia). Sifat dari bahan ini juga tidak menyerap keringat.

Kebalikannya, ada bahan yang terbuat dari serat alami. Bahan jenis ini bisa memperlancar sirkulasi udara pada kulit dan menyerap keringat. Jenis inilah yang bisa Anda pilih untuk menutup aurat.

Berikut ini bahan-bahan yang bisa membuat Anda tetap segar di bawah cuaca yang panas.

  • Katun. Sebutan lain dari katun adalah tekstil yang bisa bernapas. Oleh karena itu, bahan yang berasal dari buah kapas ini merupakan pilihan yang tepat ketika cuaca panas. Dari sekian banyak jenis katun, pilihlah katun India karena bahan ini telah dikenal di seluruh dunia akan kualitasnya yang bisa menyejukkan tubuh.
  • Rayon. Bahan ini terbuat dari selulosa alami yang berasal dari bubur kayu. Sama seperti katun, rayon sangat nyaman dan sejuk untuk dipakai. Rayon sendiri memiliki beberapa turunan yang diproduksi dengan cara yang berbeda-beda, seperti viskos dan liosel.
  • Linen. Tekstil ini terbuat dari serat tanaman rami. Jika Anda memakai bahan ini, Anda akan merasakan kesejukan dan kesegaran yang luar biasa saat cuaca panas. Kulit juga akan terasa nyaman ketika bersentuhan dengan linen karena teksturnya yang lembut. Kelembutannya pun tetap terjaga walau telah melalui proses pencucian berulang-ulang. Namun, linen memiliki elastisitas yang rendah sehingga memudahkannya untuk kusut.

Bahan-bahan tersebut juga bisa dijadikan patokan saat memilih kerudung.

sumber : alodokter.com

Arwa