Pergantian musim memang tidak mungkin bisa dihentikan. Matahari yang terik membuat udara semakin panas. Para sahabat muslimah tentu tetap harus menutup aurat sesuai dengan ajaran Islam sejak dulu. Ada tiga macam fungsi pakaian, yakni sebagai penutup aurat, untuk menjaga kesehatan, dan untuk keindahan. Pakaian merupakan penutup tubuh untuk memberikan proteksi dari bahaya asusila, memberikan perlindungan dari sengatan matahari dan terpaan hujan, sebagai identitas seseorang, sebagai harga diri seseorang, dan sebuah kebutuhan untuk mengungkapkan rasa malu seseorang.
Berdasarkan sebuah penelitian yang dipublikasikan pada Hua Di Nei Jing (The Yellow Emperor’s Classic on Internal Medicine), memakai hijab bisa mengurangi panas tubuh hingga 60% karena kulit tidak langsung terkena paparan sinar matahari. Selain itu, hijab juga akan melindungi tubuh dari perubahan suhu secara mendadak. Hawa panas yang berubah menjadi dingin secara tiba-tiba akan menyebabkan tubuh rentan terkena gangguan kesehatan, dan hijab bisa meminimalisir hal tersebut. Penggunaan hijab juga akan mengurangi dampak buruk dari paparan sinar matahari sepanjang hari. Kulit akan terlindungi dari sinar ultraviolet sehingga berbagai masalah kesehatan seperti kulit kering hingga melanoma tak akan mendekati Sahabat.

Bagi sahabat muslimah, memakai hijab yang sesuai dengan persyaratan dalam agama Islam adalah sebagai pelindung. Hijab tidak hanya melindungi sahabat dari pandangan lelaki atau orang lain tapi juga dari panas sinar matahari. Bahkan perintah Allah sudah dijelaskan dalam QS An-Nahl ayat 81. Jadi, wanita muslimah akan lebih aman dengan memakai hijab syari.
Namun, mungkin banyak dari sahabat yang merasa kewalahan ketika panas menyerang. Untuk itu sahabat perlu memperhatikan bahan dari pakaian yang sahabat gunakan. Sahabat juga bisa mengatasi panasnya musim kemarau dengan tips berpakaian berikut ini;

1-9
Warna terang
Musim hujan identik dengan pakaian yang cenderung berbahan tebal dan berwarna gelap agar ketika kehujanan warna pakaian yang kotor terpercik air tidak terlalu kelihatan. Ketika cuaca panas di musim kemarau, warna terang atau lembut sebaiknya jadi pilihan. Selain membuatmu terlihat always happy, warna terang akan memberi tingkat kepercayaan diri yang tinggi saat memakainya.

Bahan yang ringan
Kalau Sahabat ingin mengoleksi pakaian untuk musim kemarau yang panas, pilih bahan katun yang mudah menyerap keringat atau linen yang ringan. Atau Sahabat bisa mencobanya dulu di ruang ganti dan merasakan nyaman tidaknya kain tersebut kalau dipakai di cuaca yang gerah. Sebagai contoh, berikut gamis dengan bahan katun.

Bahan jersey
Bahan jersey selalu dinilai sebagai pakaian yang cepat dan mudah menyerap keringat. Selain itu, bahan jersey juga memiliki keunggulan yang apabila basah, ia cepat kering dengan sendirinya. Berikut contoh produksi gamis dengan bahan jersey twist yang nyaman, lembut dan berkualitas.

Bahan Sutra
Ada banyak bahan sutra antara lain yaitu bahan sutra korea dan super sutra cool. Sahabat juga dapat mengoleksi gamis dan hijab berikut ini untuk atasi panasnya musim kemarau dengan tetap menggunakan pakaian yang syar’i.

Sumber : http://geraimirza.com

Firda