Memilih Baju Hijab Untuk Menghadiri Pesta Pernikahan – Bulan Dzulhijjah sudah di depan mata nih, sebagian orang memilih bulan ini sebagai waktu yang tepat untuk melangsungkan pesta pernikahan. Tentunya, kamu sudah kebanjiran undangan, mulai dari kerabat, tetangga, teman sekolah, teman kuliah, atau teman kerja. Bahkan ada lho yang undangannya benar-benar numpuk dan nggak bisa dipilih. Harus dihadiri semua!

pn-gm0813

Ketahui Waktu Pelaksanaan Resepsi

Biasanya, undangan pernikahan sudah disebar 1-2 minggu sebelum hari H pelaksanaannya. Dalam kurun waktu ini, kamu bisa menyiapkan baju yang akan kamu gunakan saat menghadiri momen spesial tersebut. Jika acara terlalu mepet, atau kamu tidak mengatur jadwal akan berakibat kamu kebingungan dalam memilih pakaian. Akhirnya, kamu datang dengan pakaian seadanya yang bisa mendatangkan penyesalan.

Oleh karena itu, ketahui secara pasti kapan hari dan waktu pelaksanaannya. Kamu bisa lebih matang mempersiapkan pakaian, baik acaranya pagi, siang atau malam. Tentunya baju yang dipakai pagi hari berbeda dengan yang dipakai pada malam hari. Tinggal sesuaikan saja, apa yang paling tepat untuk kamu gunakan.

Dimana Lokasi Resepsinya? Beda Tempat Beda Style Lho!

Selain waktu pelaksanaaan, lokasi resepsi juga menentukan pakaian apa yang pas untuk dikenakan. Cermati undangan, apakah lokasi resepsi di rumah atau di gedung. Lalu, kira-kira acaranya seperti apa? Hal ini memerlukan ketelitian agar tidak terjadi salah kostum. Misalnya, acara di gedung yang dilaksanakan di malam hari tentu berbeda dengan acara di rumah dengan konsep garden party. So, jangan malas untuk mencari info ya.

Terkadang, Tuan Rumah Mensyaratkan Dresscode

Bagi yang memiliki konsep tertentu dalam penyelengaraan pesta pernikahan, mereka biasanya mensyaratkan dresscode untuk mendukung keseluruhan acara. Misalnya dengan dresscode kebaya, atau dengan warna tertentu.

Pilih yang Nyaman, Bukan Sekedar Glamour

Untuk acara yang spesial, kita biasa menyiapkan dress yang glamour untuk membedakannya dengan pakaian sehari-hari. Selain itu, menghadiri pesta pernikahan biasanya kita akan bertemu dengan kawan-kawan lama yang juga diundang dalam acara tersebut. Kita cenderung ingin tampil beda, ingin tampil lebih wah dan menunjukkan apa yang kita miliki sekarang. Hal ini menyebabkan kita berlebihan dan berpakaian glamour.

Apakah tidak boleh mengenakan pakaian yang glamour? Tentu boleh, namun usahakan menomorsatukan kenyamanan dalam berbusana ketimbang menuruti hawa nafsu ingin tampil glamour. Kalau kita nyaman dengan apa yang kita pakai, otomatis kita bsia menikmati acara hingga tuntas tanpa ada hambatan.

Jangan Sampai Lebih Heboh dari Pengantinnya, Ya!

Perlu dicatat juga, meski kita mampu berpakaian terbaik, jangan sampai pakaian kita lebih heboh dari pengantinnya ya Girls! Pengantinnya pakai gaun dengan ekor sepanjang 1 meter, eh, kita lebih heboh pakai dress berekor 3 meter. Bahkan lebih blink-blink pakaian kita dari pengantinnya. Jangan seperti itu ya, karena itu terlampau berlebihan. Selain itu, nggak enak sama pengantinya juga kan kalau dandanan dan pakaian kita lebih mencuri perhatian? Think.

Hormati yang Mengundangmu dengan Berpakaian Selayaknya

Yang terbaik itu berpakaian sewajarnya. Maksudnya, bukan hanya berpakaian sederhana apa adanya. Berpakaian selayaknya di sini maksudnya adalah mengenakan pakaian yang umum digunakan untuk kondangan. Sederhana boleh, tapi ya jangan terlalu jauh dari apa yang dikenakan orang-orang di sekitar kita.

Walau Pakai Gaun Mewah, Jangan Berlebihan Juga

Bagi yang sudah menyiapkan gaun yang mewah (mewah di sini relatif ya, kalau gaun seharga 3 juta bagimu sudah biasa, namun belum tentu biasa lho bagi orang lain), kamu tetap bisa menggunakannya asal sesuai dengan pesta yang kamu datangi. Apalagi jika kamu memakai hijab, kemewahan suatu gaun jangan sampai membuatmu sombong dan lupa diri. Intinya, sesuatu yang berlebihan pasti tidak baik. Jadi, usahakan untuk tidak berlebihan.

Sumber : shopious

Firdayanti