ps-beauty2-2Tiap tahun kita merayakan kemerdekaan negara dan bangsa kita. Maknanya, Indonesia sudah bebas dari penjajahan bangsa lain, itulah makna harfiahnya. Jika makna merdeka adalah ‘bebas’ maka bagi seorang muslimah, kemerdekaan memiliki makna tersendiri. Apa itu?

Pertama, seorang muslimah bebas dari perbudakan karena Islam hadir memuliakan kaum muslimah dengan menghapuskan perbudakan dan menjadikannya makhluk yang memiliki nilai sama dengan laki-laki di mata Allah. Yang membedakan hanyalah ketakwaan mereka.

Kedua, seorang muslimah bebas menuntut ilmu dan bekerja sesuai bidang yang mereka ingin tekuni. Tak ada yang meragukan bahwa kecerdasan seorang muslimah tak kalah dengan kaum laki-laki bahkan bisa lebih tinggi. Namun kebebasan menuntut ilmu ini tetap memiliki koridor yang harus ditaati tentunya.

Ketiga, seorang muslimah bebas menjalankan ibadah dalam rangka mentaati Allah. Bebas mengenakan pakaian layaknya seorang muslimah, tidak lagi ada pengekangan terhadap hijab yang mereka gunakan. Karena ini adalah bentuk kebebasan beribadah sesuai dengan keyakinan masing-masing.

Tiga poin di atas adalah bentuk kebebasan yang menjadi bagian hak asasi manusia. Jadi jika masih ada yang ingin mendiskreditkan muslimah dalam tiga hal di atas maka berarti mereka hendak merampas kemerdekaan bagi seorang muslimah. Dan itu adalah pelanggaran terhadap hak asasi manusia.

Seorang muslimah dari zaman Rasulullah bahkan sudah memiliki kebebasan mengemukakan pendapat serta bebas mengadukan tindakan-tindakan yang menurutnya tidak adil. Bayangkan bagaimana Islam mengangkat harkat seorang muslimah yang tadinya dikubur hidup-hidup ketika masih bayi saking malunya orang memiliki anak perempuan.

Kini, kebebasan hidup dan berkespresi sudah dimiliki oleh setiap muslimah dan sudah sepatutnya itu disyukuri dengan tetap menjaga maruah kita, memelihara tindak-tanduk kita agar selalu berada dalam koridor syariah Islam.

Sumber : tintaperak

Firdayanti

Advertisements