m4398b-m7043bBaju rapi dan harum tentu menjadi dambaan semua orang. Kadang karena kesibukan kita sehari-hari, menyeterika menjadi salah satu aktivitas yang disepelekan , bahkan bagi yang memiliki pembantu seolah-olah menyeterika pakaian menjadi rutinitas bagi para pembantunya. Menjamurnya laundry juga menjadi salah satu penyebab utama aktifitas menyetrika ini menjadi dinomor duakan.
Nah, apa salahnya jika kita sedikit belajar cara menyetrika baju yang tepat sebagai salah satu modal penting jika suatu saat kita terpaksa harus melakukannya sendiri. Sudah barang tentu cara untuk membuat rapi dan wangi pakaian adalah dengan menyetrikanya. Namun tidak semua hasil setrikaan kita akan bisa rapi. Ada teknik-teknik sendiri dalam menyetrika pakaian.

  1. Memahami jenis kain. Salah satu hal yang mempengaruhi kerapian dalam menyetrika adalah bahan kain itu sendiri. Bahan kain hanya mempengaruhi cepat lambatnya dalam menyetrika, jika pakaian terbuat dari bahan yang mudah disetrika, maka waktu pengerjaannya akan lebih singkat.
  2. Mempersiapkan pengharum. Kita semprotkan pengharum tersebut ke pakaian yang akan kita setrika tujuannya adalah agar pakaian lebih mudah disetrika, dan hasilnya pun lebih harum. Namun, ada beberapa jenis pakaian terutama kain batik yang memerlukan teknik tersendiri dalam menyeterika.
  3. Mendahulukan pakaian berbahan lembut. Hal ini penting, karena dengan mendahulukan pakaian dengan bahan lembut agar panas setrika tidak berlebihan, sehingga pakaian kita nantinya bisa lebih awet.
  4. Dahulukan pakaian dengan tingkat kerumitan rendah. Banyak model pakaian yang memiliki kerutan-kerutan, lekukan-lekukan, dan aksesoris yang membuat menyeterika menjadi bukan pekerjaan yang mudah. Oleh karena itu, dahulukanlah pakaian dengan jahitan yang sederhana seperti pakaian bayi /anak atau t-shirt, baru setelah tuntas kita lanjutkan dengan kemeja hingga celana jeans. Cara ini akan membuat tenaga kita tidak cepat terkuras.
  5. Untuk t-shirt yang bergambar sablon, jangan pernah menyeterika baju bagian luarnya (baju dimana sablon itu menempel. Kita cukup setrika bagian sebaliknya, atau setrika dari dalam. Cara ini efektif menjaga kualitas sablon tetap terjaga.
  6. Hindari menyetrika bagian-bagian yang mudah melar, seperti leher t-shirt, karet celana, dll. Cukup setrika sisi-sisi luarnya saja.
  7. Perhatikan cara menyetrika pakaian dari bahan wol, sutera, atau batik. Jangan menyatukan jenis bahan ini dengan pakaian lain, karena kebutuhan panas setrikanya tidak sama.
  8. Ketika menyeterika, pastikan baju dalam kondisi kering. Jangan menyetrika pakaian dalam keadaan lembab, hal ini akan menyebabkan kain menjadi cepat rusak meskipun hasilnya kering dan rapih.
  9. Hati-hatilah ketika menyeterika pada bagian lipatan-lipatan. Pada pakaian wanita kita banyak menemukan hal ini. Pastikan lipatan pakaian tidak melenceng, dan jangan membuat lipatan baru setiap kali menyetrika, tetapi ikuti lipatan sebelumnya. Selain pakaian menjadi lebih sulit rapih, cara ini juga cukup menyita waktu.
Dengan teknik-teknik tadi semoga pakaian keluarga kita atau busana muslim sarimbit kita akan lebih terawat, dan kita tentu akan bisa tampil menjadi lebih percaya diri baik ketika sendiri maupun dengan pasangan kita.
sumber :butiknaura.com
Laras