mutif-kids-85

Sesuaikan ukuran tubuh anak anda. Anak-anak bertumbuh dengan cepat sehingga terkadang tanpa anda sadari, pakaian yang baru dibelikan tahun lalu bisa-bisa sudah kekecilan di tubuhnya.

Pilih jenis bahan pakaian sesuai dengan aktivitasnya. Katun, linen, wol dan bahan-bahan natural lainnya adalah yang paling sesuai untuk anak-anak karena menyerap keringat dan cukup elastis untuk membiarkannya bebas bergerak.

Warna biru hanya untuk laki-laki, sedangkan pink untuk perempuan? Jangan terpaku pada satu atau sedikit warna. Anak perempuan lebih fleksibel mengenakan pakaian dengan warna apapun. Bahkan hitam sekalipun bisa tampak manis dipakai oleh anak perempuan. Tentu saja warna-warni cerah seperti kuning, hijau atau biru muda sesuai dengan jiwa anak-anak yang bebas dan ceria. Namun sesekali mengenalkannya untuk bereksperimen dengan warna gelap atau terkesan “dewasa” pun tak ada salahnya.

Pakaikan anak-anak baju anak-anak, bukan baju dewasa berukuran kecil. Anak-anak tidak sepantasnya dipakaikan baju dewasa atau baju yang berkesan dewasa seperti tank top atau halter neck, hot pants atau sepatu berhak tinggi. Ajarkan anak-anak untuk memakai baju yang sopan dan sesuai umur mereka. Bila di dalam rumah, boleh-boleh saja anak memakai kaus singlet atau celana pendek. Namun bila sudah keluar rumah, alangkah baiknya membiasakan mereka memakai pakaian sopan sedari dini.

mutifkids79Model-model sederhana seperti kaus oblong, celana denim, kapri, celana pendek, kardigan dan jaket bisa menjadi bergaya dengan detil-detil unik seperti renda, sulam atau pita. Hati-hati terhadap detil yang ‘berbahaya’ seperti manik-manik atau studs bisa melukai kulitnya atau tertelan.

Sediakan satu atau dua pakaian dari bahan bagus dan model mewah untuk dipakai ke acara pesta untuk mengimbangi penampilan orangtuanya. Mewah tak berarti harus mahal. Banyak pula baju anak-anak yang berkesan mewah namun dengan harga murah meriah.

Kenalkan kualitas pada anak-anak, bukan merk. Mengenakan produk fashion bermerk dengan pertimbangan jaminan kualitas memang dianjurkan, namun jangan tanamkan kepercayaan diri dan gengsi anak melalui benda-benda bermerk. Hal itu justru akan membuat dirinya menjadi korban mode saat besar nanti. Tanamkan konsep apresiasi terhadap kualitas produk fashion bermerk pada anak-anak, bukan untuk menjadikan produk tersebut sarana bersaing di arena pergaulannya.

Sumber :promosinet.com

Ernawati