v-0513302Herringbone merupakan sebuah motif yang tersusun dari sekumpulan persegi panjang atau jajaran genjang membentuk pola zig-zag teratur. Sesuai dengan namanya motif herringbone memiliki susunan yang sama persis dengan struktur tulang ikan hering yang menjadi makanan utama bagi ikan-ikan predator dilaut lepas dengan ciri khas berwarna cerah keperakan.

Meski sepintas memiliki kemiripan dengan motif chevron namun secara mendasar terdapat perbedaan diantara keduanya. Motif chevron yang memiliki bentuk menyerupai huruf V terbalik dengan panjang kaki sejajar, terlihat lebih sederhana jika dibandingkan dengan motif herringbone yang berbentuk huruf V dengan panjang kaki tidak sejajar sama besar membentuk sudut 90 derajat.

Jauh sebelum digunakan pada berbagai produk fashion, motif herringbone tersebut konon telah diterapkan pada pembuatan jalan di Roma sekitar tahun 500 SM. Selama bertahun-tahun hampir 50.000 mil jalan raya di Romawi diciptakan dengan sistem paving yang membentuk pola zig-zag secara teratur. Disamping itu motif herringbone juga banyak menghiasi produk tekstil dan berbagai perhiasan elit Mesir Kuno.

Pada perkembangan selanjutnya mulailah diciptakan variasi jahitan herringbone yang diaplikasikan pada  bordir, renda, rajutan, serta kerajinan lainnya. Hingga saat ini motif herringbone banyak dipakai untuk mempercantik tampilan jas ataupun busana luar yang terbuat dari bahan tweed atau twill.

Penggunaan motif herringbone pun semakin variatif, tidak hanya terbatas pada berbagai produk fashion saja tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menghias lantai atau dinding ruangan.

Sumber : fitinline.com

Ernawati