January 2014


nb-53Sekarang ini, banyak Muslimah yang taat menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan keseharian mereka. Para Muslimah ini juga begitu bersemangat untuk tetap memelihara dan mengikuti Sunah Rasulullah, terutama yang berkaitan dengan kehidupan mereka sebagai perempuan.

Islam memberi garis batas tegas soal gender. Misalnya, menunaikan salat di masjid lebih disarankan bagi kaum lelaki Muslim dan bukan bagi kaum perempuan. Para Muslimah oleh sebab itu, harus mencontoh kehidupan para perempuan dalam lingkungan Rasulullah Saw, yang mematuhi dan mempraktekkan agama Islam berdasarkan bimbingannya, untuk mendapatkan tuntunan dalam menerapkan Sunah Rasulullah Saw dalam konteks kehidupan di masa kini.

Para perempuan mulia di lingkungan Rasulullah Saw yang paling utama dijadikan panutan adalah para isteri dan anak-anak perempuan Rasulullah Saw. Beberapa diantara mereka memiliki keahlian yang mumpuni dalam masalah hukum Islam.

rh-gm1050

Di jaman sekarang, tantangan terbesar bagi kaum perempuan dalam level global ketika mereka memilih untuk menerapkan Sunah Rasulullah sebagai cara hidup mereka adalah, asumsi yang menyebutkan bahwa kaum lelaki dan Islam telah menindas kaum perempuan dan memaksa para perempuan untuk berpakaian serba sederhana serta asumsi bahwa perempuan seharusnya lebih fokus pada pekerjaan rumah tangga dan keluarga mereka, bukan pada karir atau pekerjaan di luar rumah.

Banyak Muslimah yang mematuhi Sunah Rasulullah dan berkeinginan untuk menerapkan cara-cara hidup yang Islami termasuk dari cara berpakaiannya. Masih banyak yang tetap mengistiqomahkan menggunakan busana muslimah. Sekarang ini semakin meningkat yang menggunakan busana muslim secara seleruhan yaitu yang berbentuk seperti jubah atau biasa disebut gamis.

Tetap berpegang teguh para muslimah

Jazakallah

Sumber : Rumahzahirah

Indah Mawardini

bi1061-2061Batik memang sedang tren. Namun, bisa jadi belum banyak orang yang mengetahui cara merawat pakaian batik agar warnanya tetap awet. Berikut ini sejumlah cara alternatif merawat batik kesayangan.

  1. Saat mencucinya, gunakan sabun pencuci khusus untuk kain batik yang banyak dijual di pasaran.
  2. Atau, cuci kain batik dengan shampo rambut. Sebelumnya, larutkan shampo di air sampai tak ada bagian yang mengental. Lalu, celupkan kain batik.
  3. Mencuci batik juga bisa dengan menggunakan buah lerak atau daun tanaman dilem yang sudah diredam air hangat. Caranya, remas-remas buah lerak atau daun dilem sampai mengeluarkan busa, lalu tambahkan air secukupnya, dan siap untuk mencuci batik. Aroma buah lerak mampu mencegah munculnya hewan kecil yang bisa merusak kain.
  4. Saat mencuci batik, jangan pakai deterjen dan jangan digosok. Jika batik tak terlalu kotor, cukup rendam di air hangat. Tapi jika benar-benar kotor, misalnya terkena noda makanan, bisa dihilangkan dengan sabun mandi atau kulit jeruk. Caranya, cukup dengan mengusapkan sabun mandi atau kulit jeruk di bagian yang kotor tadi.
  5. Sebaiknya, jangan mencuci batik dengan mesin cuci.
  6. Saat akan menjemurnya, batik yang basah tak perlu diperas. Dan jangan menjemurnya langsung di bawah sinar matahari. Jemurlah di tempat teduh atau diangin-anginkan hingga kering.
  7. Saat menjemurnya, tarik bagian tepi batik secara perlahan agar serat yang terlipat kembali ke posisi semula.
  8. Jika sudah dijemur, hindari menyetrika batik secara langsung. Jika batik tampak sangat kusut, semprotkan sedikit air di atas kain batik lalu letakan sehelai alas kain di atasnya, baru diseterika.
  9. Bila Anda ingin memberi pewangi atau pelembut kain pada batik tulis, jangan semprotkan langsung pada kainnya. Sebaiknya, tutupi dulu batik tulis dengan koran, lalu semprotkan cairan pewangi dan pelembut kain tadi di atas koran.
  10. Jangan semprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain batik, terutama batik sutera dengan pewarna alami.
  11. Simpan batik kesayangan Anda dalam plastik agar tak dimakan ngengat. Saat disimpan dalam lemari jangan diberi kapur barus, karena zat padat ini sangat keras dan bisa merusak batik.
  12. Cara lain agar batik tak dimakan ngengat, beri sedikit merica yang dibungkus tisu di lemari tempat menyimpan batik. Atau, letakkan akar wangi yang sudah dua kali melalu proses pencelupan dalam air panas dan dijemur hingga kering.

Kalau ini Anda lakukan tips ini dirumah, insyaAllah kain/baju batik Anda akan berumur lebih lama (awet baik kainnya maupun kualitas warnanya).

Selamat mencoba

sumber : kompas.com

Arwa (^0^)

Jilbab, memang sering dilempari berbagai tuduhan yang menyakitkan dan tak berdasar yang membuat wanita Muslim banyak yang “takut” memakai jilbab. Salah satunya adalah masalah pekerjaan. Ya, sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan dalih “karena berjilbab” sudah sering kita dengar. Rasanya tak sedikit perusahaan yang mensyaratkan pegawai wanitanya harus berpakaian “begini” dan “begitu”.

zn117

“Ribet kalau pake jilbab” katanya begitu. Banyak contoh Muslimah yang tetap berjilbab namun tetap sukses berkarir. Baik bekerja sendiri (wirausaha/berbisnis) atau menjadi seorang profesional di suatu perusahaan. Tetapi memang, seorang Muslimah harus pandai-pandai mencari peluang. Tetap melihat sisi baik dan buruknya bagi agamanya. Pandangan agama harus tetap diperhatikan sebisa mungkin. Sebab, sebagai seorang Muslim segala sesuatu memang harus dikaitkan dengan aturan Islam. Seorang Muslim yang profesional tetapi ia keluar dari batas-batas agama, maka dalam kacamata Islam ia tidak bisa dianggap profesional. “berpakaianlah untuk pekerjaan yang anda inginkan, bukan untuk pekerjaan yang anda dapati.” Maksudnya, seharusnya seorang Muslimah berprinsip bahwa kewajiban memakai jilbab tidak akan ia korbankan demi pekerjaan yang ia dapati. Tetapi ia justru mencari pekerjaan yang bisa menerimanya dengan berjilbab.

Selalu ada jalan dari Allah

Keadaan saat ini memang memaksa banyak wanita Muslim untuk keluar bekerja demi memenuhi kebutuhan hidupnya. Allah berjanji bahwa barangsiapa yang bertawakkal kepada-Nya, niscaya Dia akan memberikan jalan keluar bagi semua problema yang kita hadapi. Dalam sebuah hadits juga dijelaskan, apabila seseorang meninggalkan sesuatu karena Allah, pasti Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik. Jadi, seorang Muslimah tetap bisa menjadi seorang yang sukes, dalam bidang apapun, tanpa harus mengorbankan jilbabnya. Insya Allah.

Wallahu a’lam

Sumber : Fashion hijab indonesia

Firdayanti

Mungkin sebutanzelia-jasmine-tosca ‘hijabers’ masih terdengar sedikit asing di kuping orang awam, tapi tanyakan arti ‘hijabers’ kepada para perempuan muda saat ini dijamin kamu pasti akan segera tau jawabannya. Jadi apa sih sebenarnya arti dari hijabers itu sendiri?

Well, hijab – atau di Indonesia lebih sering disebut dengan jilbab, merupakan tutup kepala dari kain yang biasa dikenakan oleh para perempuan muslim, sementara hijabers adalah panggilan untuk para perempuan yang memakai hijab itu sendiri, mudah dimengerti kan? Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kini pemakaian hijab pun ikut berkembang dan seiring dengan bergantinya mode kini kamu bisa menemukan berbagai macam gaya pemaikan hijab yang tidak lagi monoton.

Sekarang kamu tidak hanya sekedar mengenakan hijab satu warna dengan gaya yang itu-itu saja, tetapi sebagai hijabers kamu pun bisa berkreasi sendiri dengan pemakaian kain khusus hijab dengan desain yang tidak kalah kerennya. So, jangan khawatir kalau kamu dibilang kuno atau nggak gaya karena memakai hijab, karena sekarang para hijabers pun nggak kalah fashionable dibandingkan dengan yang lainnya.

Fashion hijab indonesia

Firdayanti

Kadang sedih banget melihat pakaian warnab1084acea kesayangan kusam. Begitulah efeknya jika pakaian berwarna cerah dicuci berkali-kali, warnanya bisa kusam. Tapi nggak mungkin dong kalau tidak dicuci.

Anda bisa mempertahankan warna pakaian agar tetap cerah. Berikut ada beberapa tips agar warna pakaian Anda tetap cerah. Walau dicuci berkali-kali, warna pakaian tetap terlihat seperti baru.

Pakai Deterjen Khusus

Deterjen ada banyak jenisnya, ada yang khusus pakaian putih, ada yang untuk membasmi noda lebih ampuh, ada yang khusus untuk pakaian-pakaian warna. Anda bisa memilih deterjen jenis terakhir agar pakaian warna lebih tahan lama dan selalu tampak baru.

Jangan Campur Dengan Pakaian Bernoda

Saat merendam, pisahkan pakaian warna cerah dengan pakaian lain yang memiliki noda sulit dihilangkan, misal saus tomat, tanah dan sebagainya. Ini menghindari warna noda tersebut menempel di pakaian warna Anda.

Jangan Jemur Langsung di Bawah Sinar Matahari

Menjemur langsung pakaian di bawah sinar matahari dapat membuat warna cepat kusam. Sebaiknya angin-anginkan pakaian Anda di tempat yang teduh, jangan langsung di bawah sinar matahari.

Demikian tips dari kami, semoga dapat bermanfaat bagi ladies :)

-eka-

Sumber : Vemale

gc-biruDi awal tahun 2014, musim hujan dan suhu dingin kembali menyelimuti sebagian besar cuaca di Indonesia. Namun tentu saja hujan bukanlah penghalang bagi Anda untuk tampil stylish. Bahan rajut dengan bahan yang tebal terbuat dari benang wol dan sejenisnya dapat memberikan kesan hangat untuk anda di musim hujan seperti ini.

Kini saatnya Anda memanfaatkan koleksi rajut yang ada dilemari anda untuk menunjang aktifitas sehari-hari. Penasaran seperti apa ? simak 6 tips tampil stylish dengan busana rajut berikut ini :

  1. Padukan bahan rajut dengan busana muslim lainnya yang ringan tanpa tekstur, seperti katun, lycra atau sifon.
  2. Hindari kombinasi bahan kaos dengan rajut yang membuat Anda kurang nyaman.
  3. Jika Anda memiliki satu gaun rajut, Anda bisa menyulapnya untuk berbagai gaya dengan mengubah paduan aksesorisnya. Sertakan topi rajut / turban rajut untuk menahan angin.
  4. Tampilan dengan rajut tebal berupa syal hangat dapat dipadupadankan dengan atasan kerah bulat dengan motif cerah.
  5. Pilih sweater berwarna cerah yang tampak manis, Anda dapat memadupadankannya dengan rok panjang dan sneaker.
  6. Jika Anda memiliki cardigan bermotif animal print, cukup dipadupadankan dengan celana pipa berwarna netral.

Untuk hasil yang lebih maksimal, sempurnakan penampilan gaya busana muslim Anda dengan berbagai produk yang ada di Rumah Madani :)

Sumber : Shafira

Semoga Bermanfaat

Sahabat RM ^_^

Santi

Hujan dengan intensitas tinggi beberapa minggu terakhir ini mengundang banyak masalah. Salah satu masalah kecil yang tidak boleh disepelekan adalah jemuran pakaian atau kain yang tak kunjung kering.
Pakaian atau kain yang tidak kering tentu akan menimbulkan aroma yang tidak sedap. Selain itu, kain tidak akan bertambah bersih justru menjadi rusak karena proses pengeringan yang lama.

315

Jika Anda masih bingung mencari cara alternatif, simak cara-cara mudah mengeringkan jemuran yang masih basah secara cepat beikut ini:

1. Pakai pengering mesin cuci cara ini mungkin hanya bisa dipakai bagi mereka yang memiliki mesin cuci yang dilengkapi pengering. Tetapi, saat Anda menggukan fasilitas ini, Anda tidak bisa sembarangan mengeringkan baju dengan mesin cuci.

2. Pakai lampu Lampu bisa membantu mengeringkan pakaian lebih cepat. Jika seharian tidak ada sinar matahari yang membantu pengeringan pakaian, cukup letakkan pakaian yang masih basah tepat di bawah lampu yang terang.

3. Diangin-anginkan, jangan khawatir apabila pakaian Anda tidak kering saat hujan deras tiba-tiba datang. Anda bisa memindahkan jemuran pakaian atau kain Anda pada tempat yang memiliki kipas angin. Cukup letakkan pakaian di dekat kipas tersebut. Semakin besar kipas yang Anda gunakan, maka pakaian akan semakin cepat kering.

4.  Peras dengan benar Jangan memeras pakaian dengan cara memelintir kain dengan sekuat tenaga Anda. Langkah ini akan membuat kain menjadi sobek dan pudar warnanya. Cukup peras lembut kain tersebut dengan kedua tangan namun pusatkan perasan pada tangan Anda seperti saat Anda sedang melatih otot tangan. Dengan cara ini, pakaian akan terhindar dari kusut, sobek, dan pudar serta akan cepat kering.

Sumber : Cuci-ciri

Firdayanti

Next Page »