February 2013


Muslimah, diamnya saja cantik dengan ia menjaga aurat dan akhlaknya. Tapi agar kecantikan itu terjaga, ada beberapa tips untuk kamu ukhti muslimah:

1. Agar wajah selalu segarbusana muslim, berseri-seri dan cantik:

Cuci muka minimal 5 kali sehari, yaitu dengan air wudhu. Jangan langsung dikeringkan oleh handuk, biarkan menetes dan kering sendiri. Lalu ambillah sajadah, shalat, berdzikir, dan berdo’a.

2. Untuk menghilangkan stress (salah satu penyebab kerut di wajah) :

Perbanyaklah ‘olah raga’. Jika tidak ada waktu untuk pergi ke studio fitness, spot-gym, dan lain-lain. Cukup dengan memperbanyak sholat. Dengan sholat berarti kita menggerakan seluruh tubuh. Konsultasikan semua keluh kesah kita pada Zat Yang Maha Tahu -Allah SWT dengan dzikir dan do’a-.

3. Untuk pelembab, agar awet muda:

Gunakanlah senyum. Tidak hanya di bibir tapi di hati juga. Katakan pada diri sendiri, kamu adalah cantik dan tidak memerlukan segala macam operasi plastik. Tidak lupa membisikan ‘kata kunci’ setiap bercermin:

“Allahuma kamma hassanta khalgii fahassin khulqii” (Ya Allah sebagaimana engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pula ahlaq ku). (HR Ahmad).

4. Untuk mendapatkan bibir cantik:

Bisikan kalimat-kalimat Allah, tidak berkata bohong, atau menyakiti hati orang lain, tidak dipakai menyombongkan diri atau takabur.

5. Agar tubuh langsing:

Lakukan diet yang teratur yaitu dengan berpuasa seminggu 2 kali, Senin dan Kamis. Jika kuat, lebih bagus lagi berpuasa seperti nabi Daud AS. Makanlah makanan halal, perbanyak sayuran, buah-buahan, air putih.

6. Untuk mengembangkan diri:

Sebarkan salam dan sapaan. Dengan demikian kita akan banyak dikenal dan disayangi.

Semoga bermanfaat dan berhasil ya, insya Allah :)

(-reni-)

sumber : http://moeslimonline.com/rubrik2-1242–6-tips-cantik-ala-muslimah—-.html

 

Advertisements

liza-light-purpleMengenakan jilbab dapat menjauhkan rambut dari polusi udara dan sengatan matahari. Namun penggunaan jilbab juga dapat membuat rambut menjadi lepek dan berminyak.

Gesekan antara kain jilbab dan rambut menimbulkan tekanan pada kulit kepala, sehingga memproduksi minyak berlebih. Minyak pada kulit kepala menjadi makanan lezat bagi makhluk hidup yang hinggap di kulit kepala, seperti kutu, sekaligus memicu timbulnya ketombe. Selain itu, rambut yang lepek dan berminyak juga rentan mengalami kerontokan.

Untuk mengatasinya, ada beberapa trik yang bisa Anda coba.

1. Keringkan rambut sebelum memakai jilbab. Hindari memakai jilbab saat rambut dalam kondisi basah. Rambut basah yang tertutup dapat menyebabkan lepek dan bau apek. Pastikan rambut telah benar-benar kering sebelum menggunakan jilbab.

2. Pilih shampoo yang sesuai. Gunakan shampoo khusus rambut berminyak atau shampoo dengan formula yang ampuh menangkal kerontokan. Lazimnya, shampoo ini dibuat dengan bahan mint yang menyegarkan kulit kepala atau ginseng yang dapat menguatkan akar rambut.

3. Hindari mengikat rambut terlalu kencang. Bagi Anda yang berambut panjang, hindari mengikat rambut terlalu kencang saat menggunakan jilbab. Rambut yang dikepang atau dicepol akan lebih baik karena ikatannya lebih longgar namun mengunci rambut dengan lebih rapi.

4. Memilih jepit rambut. Hindari penggunaan jepit rambut berbahan metal, karena dapat membuat rambut menjadi rapuh dan patah-patah. Pilih jepit rambut dari plastik atau karet berbahan lembut.

5. Potong rambut. Agar rambut tetap sehat, disarankan untuk memangkas rambut dengan model bob atau sependek mungkin. Selain lebih mudah ditata, Anda juga tak perlu mengikat rambut, sehingga rambut pun dapat bernapas lebih lega. (eka)

Selamat Mencoba sista ^_^

Sumber:  vemale.com

Hai sahabat Rumah Madani,

Disekitar kita banyak sekali macam-macam pakaian dengan berbagai bahan, tapi tentu setelah kita dapat membeli pakaian tersebut kita harus merawatnya agar tetap nyaman dipakai dan tahan lama. Bagaimanakah cara merawat baju sesuai dengan bahan yang tepat? Berikut tipsnya

 nb33a1. Bahan Denim

Pakaian berbahan denim sebelum direndam dan dicuci, sebaiknya dipisahkan dari jenis bahan lain seperti katun atau chiffon. Rendam dan cuci menggunakan air hangat agar kotoran yang melekat akan mudah hilang. Pakaian berbahan denim dianjurkan untuk dicuci setelah dua kali pemakaian , karena jika terlalu sering dipakai dapat merubah warna dan bentuknya. Saat menjemur hindari terkena matahari langsung, juga saat menyetrika balik sisi dalam celana dan jangan disetrika dlam keadaan lembab. Simpan denim dengan cara digantung.

                               

q105

  2. Bahan Rajut

Mencuci bahan rajut dapat menggunakan air hangat yang ditempatkan kedalam wadah lalu masukkan pakaian berbahan rajut tersebut. Tuangkan deterjen khusus atau soft detergen untuk bahan halus, jika tidak ada kamu dapat menggunakan sabun bayi. Kucek pakaian secara perlahan dengan lembut, jangan diperas terlalu keras karena dapat mengubah struktur bahan. Ada trik khusus untuk memerasnya. Kamu cukup meletakkan handuk kering kemudian taruh baju berbahan rajut diatasnya, gulung handuk seperti membuat roll, kemudian tekan-tekan hingga menyerap, lakukan sampai kering. Simpan dengan cara dilipat dua jangan digantung karena dapat melar.

mutif_60_new

3. Bahan Katun Combed

Perawatan katun combed kurang lebih sama dengan katun pada umumnya. Cotton combed dapat dicuci dan dikeringkan dalam suhu apapun. Walaupun demikian, cotton combed dapat rusak apabila dicuci dalam suhu yang tinggi dan bias saja mengalami penyusutan volume. Suhu ruangan yang senantiasa hangat dan deterjen yang tidak terlalu keras dapat membuat bahan-bahan kaos yang terbuat dari katun lebih tahan lama. Perawatan khusus pada kaos ( seperti yang biasa tertera di masing-masing label kaos ) sebaiknya diikuti dengan baik. Jika kaos anda merupakan bahan campuran katun yang telah dicampur dengan jenis serat kain yang lain, bias jadi kaos tersebut memang memerlukan perawatan khusus.

Semoga bermanfaat ya sahabat-sahabat Rumah Madani

-Irma –

Sumber : http://forum.kompas.com/fashion-beauty/227396-tips-merawat-baju-sesuai-bahan.html

: http://grosirkaospolos.com

Tips Memilih Busana Muslim Lebaran dan Cara MerawatnyaAgar baju muslimah yang dipakai tetap nyaman digunakan, sebaiknya pilih baju muslimah yang tepat. Berikut beberapa tips memilih baju muslimah di toko baju muslimah dari beberapa perancang koleksi baju muslimah.

Pertama sebagai wanita muslim sesuai aturan Islam, baju bertujuan untuk melindungi tubuh pemakainya dari hal-hal yang bisa mencederainya, selain untuk menutupi aurat. Itu sebabnya pilih baju muslimah yang longgar sehingga menyamarkan siluet tubuh.

Kedua, pilih koleksi baju muslimah yang pas ukurannya agar tidak membahayakan saat melangkah. koleksi baju yang kekecilan selain mengganggu gerak juga membuat kulit sulit untuk bernapas, selain tak sesuai kaidah berbusana menurut Islam. Kita bisa ke toko muslimah, untuk mendapatkan penjual baju muslimah terbaik.Sementara koleksi baju yang terlalu besar ukurannya juga membahayakan karena bisa terinjak saat berjalan dan mengakibatkan pemakainya jatuh. Bisa juga terkait benda-benda yang lebih tajam sehingga merusak bahan dan mencelakai pemakainya.

Ketiga, pilih model dan warna yang sesuai aktivitas saat di toko baju muslimah. Jika pengguna banyak beraktivitas, sebaiknya gunakan bahan menyerap keringat yang tak mudah kusut. Sebaiknya terdiri dari dua potong, atasan dan celana panjang. Untuk aktivitas yang lebih banyak diam di tempat, pengguna bisa menggunakan rok.

Selain memiliki koleksi warna-warna ceria, seperti pink, biru muda, oranye, dan merah, untuk berbagai acara yang bersifat tidak formal, sebaiknya miliki juga busana muslim berwarna netral dan formal, seperti biru tua, abu-abu, hitam, dan putih. Untuk mendapatkannya Anda bisa pergi ke toko muslimah. Di toko baju muslimah maupun toko baju dan jilbab menjual baju berbagai macam pilihan.  ‘rofi’

Sumber : http://www.liputankita.com

Busana MuslimBertubuh gemuk bukan jadi alasan untuk tidak mengenakan busana Muslim. Asal tahu caranya, bertubuh gemuk pun tetap menarik ketika mengenakan busana Muslim.

Jenahara, seorang desainer muda busana Muslim, mengungkapkan untuk yang berbadan gemuk, disarankan untuk memakai celana, baju yang bergaris horizontal, berwarna hitam dan bahan yang kelihatan tidak berat di badan, seperti sifon dan lainnya. ”Hitam memang lebih baik untuk yang bertubuh besar,” ujar Jenahara.

Warna hitam terbilang ampuh untuk menyamarkan kekurangan tubuh, terutama pada bagian-bagian yang tampak bertimbunan lemak.

Untuk model pakaian, Jenahara juga menambahkan bahwa pakaian yang dipakai berbeda antara remaja dan orang tua, serta antara berbadan kurus atau gemuk.
Namun, kata dia, yang penting harus sesuai dengan kepribadian. Misalnya, untuk ibu-ibu yang cukup matang, pilihlah busana yang pas dengan usianya.
Sedangkan yang bertubuh kurus sebenarnya bisa memakai baju sesuai keinginan. Kendati begitu, disarankan mengenakan busana yang bisa menampilkan kesan menaikkan berat badan, seperti memakai baju bergaris vertikal atau mengenakan rok yang lebar. “Kalau warna, baik remaja, orang tua, kurus atau gemuk sama saja. Tergantung, kesukaan, tapi kalau bisa sesuaikan sama acara dan kegunaannya,” tambahnya.
Ria Miranda, desainer busana Muslim yang lain, juga tak ketinggalan menyarankan agar memakai busana yang simpel dan sesuai dengan postur tubuh pemakainya. “Kalau bisa baju yang longgar atau loose, tapi biar lebih gaya bisa ditambah ikat pinggang. Selain itu, jika sudah memakai baju yang bercorak, kerudungnya kalau bisa yang polos,” ujarnya dengan nada ramah.

Ok sista jilbab cantik itulah artikel Tips Berbusana Muslim Untuk Yang Bertubuh Gemuk Semoga bermanfaat,,,,(Ati)

Sumber : Republika.co.id

4028abMODEL BAJU MUSLIM – Ssstt…. Ini postingan hanya untuk wanita. Tentunya untuk wanita yang ingin tampil cantik meskipun memakai baju muslim.

Mungkin banyak di antara wanita yang enggan untuk memakai baju muslim, salah satu alasannya bisa jadi karena menganggap baju muslim kelihatan kolot, kaku, tidak bebas bergerak, ribet, muram dan membosankan. Yang jelas pendapat tersebut keliru, justru yang terjadi adalah kebalikannya. Wanita akan semakin menonjol kecantikannya dan tanpa disadari akan memancarkan kecantikan dari dalam dirinya (inner beauty) jika memakai baju muslim, apalagi mengingat sekarang ini tersedia aneka pilihan baju muslim yang dapat disesuaikan dengan jiwa anda namun sama sekali tidak meninggalkan unsur islami yang menjadi keharusan dalam berbaju muslim bagi wanita.

Beikut Tips dalam memilih baju muslim :

1. Memenuhi syarat

Bila judulnya saja sudah ‘baju muslim’, sudah pasti harus memenuhi kaidah yang disyaratkan dalam Islam. Perhatikan panjangnya yang harus menutupi seluruh aurat, mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki, kecuali telapak tangan dan wajah. Pilih juga yang bahannya tidak terlalu tipis agar tidak tembus pandang, serta tidak terlalu ketat sehingga lekuk kurva tidak menonjol.

2. Sesuaikah?

Baju muslim kini tidak lagi terbatas modelnya. Tren baju muslim nan cantik dengan payet dan mote kerap menawan hati. Tapi gelap mata hanya karena apiknya baju tersebut. Kalau baju yang Anda butuhkan adalah baju rumah, carilah yang simple. Hal ini berbeda lagi bila Anda mencari model baju muslim untuk kerja atau pesta. Untuk baju kerja, pilih warna lembut dan netral. Sedangkan untuk baju

3. Nyaman

Bahan mewah untuk baju pesta bukan berarti pilihan jatuh pada bahan yang tebal dan panas. Pilih bahan yang lentur, berat tetapi tidak jatuh. Bahan seperti viscose, sutra dan katun akan membuat Anda tampil apik dan tetap merasa nyaman.

4. Mainkan warnanya

baju muslim yang hanya terdiri dari warna-warna dasar, seperti hitam, coklat ataupun biru gelap? Maaf saja, tapi itu sudah out of date. Jangan ragu untuk memilih warna cerah atau sedikit bereksperimen dengan perpaduan warna baju dan kerudung.

5. Kerudung

Untuk pilihan kerudung, kenakan hanya yang satu warna alias polos bila Anda mengenakan baju dari bahan bergaris atau corak, pilih yang berbahan tipis dan jatuh. Pilihan model kerudung pun kini beragam, Anda hanya tinggal memilih yang sesuai dengan baju: ‘kepang’, model ‘lilit’, sampai yang model ‘tumpuk’ akan semakin membuat penampilan Anda cantik.

Selamat tampil cantik dan bersinar dengan baju muslim. Semoga tips ini berguna.
sumber:dreamindonesia.wordpress.com

Susi*

Busana MuslimWAWASAN PROKLAMATOR,- Salah satu hal yang mesti dipersiapkan saat memasuki bangku perkuliahan yaitu Pakaian. Apapun gaya kamu kenyamanan adalah hal utama yang harus dipertimbangkan dalam memilih pakaian kuliah.

Berikut beberapa hal dalam berbusana yang harus diketahui :

  1. Sediakan Pakaian yang nyaman. Kenyamanan berpakaian wajib hukumnya bagi setiap orang, tidak terkecuali para mahasiswa dan mahasiswi . Karena dengan pakaian yang nyaman, kamu bisa tampil lebih pede dan bebas. Celana jeans, kaos, dan sweeter atau kardigan adalah salah satu busana favorit untuk ke kampus, selain casual, pakaian ini juga membuat pemakainya terlihat nyaman mengenakannya. Sediakan beberapa stok jenis busana ini, agar kamu bisa berganti-ganti gaya setiap hari. Meski kaos dan celana jeans adalah salah satu pakaian favorit, kamu juga harus tetap menyediakan beberapa pakaian yang bisa dipakai untuk saat formil seperti ujian, atau bertemu dosen. Untuk itu tak ada salahnya kamu sediakan beberapa potong kemeja formil dan celana atau rok bahan dilemari. Bagi kamu yang ngekos, sediakan pula baju-baju santai untuk dipakai saat di kosan.
  2. Pakai Sepatu yang Nyaman. Sepatu yang nyaman menjadi salah satu hal penting yang mendukung segala aktifitas kamu di kampus. Bagi para wanita, hindari memakai high heels ke kampus, sebaliknya pilihlah sepatu yang berhak datar, atau tipis. Sneaker menjadi salah satu sepatu favorit pilihan para mahasiswa dan mahasiswi untuk ke kampus.
  3. Pilih Pakaian yang membutuhkan sedikit perawatan. Agar menghemat waktu dan tenaga pilihlah pakaian yang minim perawatan. Pakaian yang membutuhkan perawatan khusus, seperti harus di dry clean, harus di cuci tangan dan sebagainya justru akan menyulitkan kamu saat dibutuhkan mendesak. Apalagi jika kamu tinggal ngekos dan jauh dari rumah, repotnya pasti akan sangat terasa.
  4. Sediakan Pakaian Akhir Pekan. Akhir pekan biasanya digunakan para mahasiswa untuk berwisata, pesta, atau sekedar jalan ke mall. Sediakan pakaian khusus untuk acara tersebut agar kamu bisa tampil beda, terutama buat kamu yang tinggal jauh dari rumah, agar tidak repot mencari-cari busana untuk acara-acara tersebut.
  5. Hindari memakai pakaian minim. Rok mini atau tank top merupakan salah satu pakaian yang menjadi favorit para wanita. Namun, hindari memakai pakaian ini untuk kuliah jika kamu tidak mau menjadi omongan teman-teman sekampus atau menimbulkan persepsi buruk dimata teman-temanmu. Simpan pakaian tersebut untuk acara akhir pekan saja, sebaliknya usahakan agar kamu tampil lebih profesional di dalam kelas dengan pakaian yang sopan dan pantas.
  6. Bawa pakaian yang bisa dirangkap. Beberapa kampus memiliki AC yang sangat dingin di ruang kelasnya. Buat kamu yang tidak tahan dingin selalu bawa cardigan atau jaket tipis untuk melindungi mu didalam kelas, kamu bisa membukanya diluar kelas yang panas.
  7. Aksesoris pendukung. Kalung, gelang, topi, dan aksesoris pendukung lainnya juga bisa kamu pakai untuk melengkapi gaya busana kamu agar terlihat beda. Pilihlah aksesoris sederhana yang tidak terlihat berlebihan untuk dipakai ke kampus
  8. Tidak harus mahal dan baru. Tidak selamanya busana yang nyaman untuk ke kampus adalah busana yang mahal, bermerek dan baru. Karena apapun merek dan modelnya selama busana tersebut pas dipakai dan kamu pintar mamadupadankan maka akan mendukung keseluruhan penampilan kamu. Bahkan saat ini banyak para mahasiswa dan mahasiswi yang hobi belanja di toko baju bekas yang kadang menyediakan baju-baju unik yang sesuai dengan selera mereka dan justru terlihat keren saat dipakai.

Semoga bermanfaat :)

(Dina)

( Una WP / Berbagai Sumber)

WawasanProklamator.com Jauh Lebih Dekat

http://wawasanproklamator.com/artikel/17/8-tips-fashion-anak-kampus.html

Next Page »