September 2012



Dewasa ini wanita muslim memilikiberbagai pilihan ketika hendak memilih jilbab. Ada banyak gaya dan model yang bisa dipilih tak terkecuali jilbab anak-anak

Dengan banyaknya pilihan yang ditawarkan terkadang kita bingung sendiri dibuatnya apalagi jika hendak memilihkan jilbab untuk anak-anak.

Nah, kali ini kami akan membahas tentang bagaimana beberapa pilihan model jilbab untuk anak-anak.

Putih Halus

Beberapa kombinasi warna jilbab yang indah tersedia untuk anak-anak. Salah satunya  adalah potongan putih klasik seperti selendang  yang  tanpa renda apapun. Walaupun modelnya relatif sederhana, namun dengan penampilan putih klasik, jilbab model ini tidak akan pernah ketinggalan mode.

Versi Hitam

Selain warna putih halus, hijab anak-anak yang berwarna hitam juga dapat diperoleh. Bahannya dari sifon dengan syal sebagai jilbab. Beberapa diantaranya disertai desain sulaman tipis dan memakai renda tepi.

Variasi Warna Jilbab

Selain warna putih dan hitam, ada juga berbagai pilihan kombinasi warna lainnya yang tersedia untuk hijab anak-anak. Misalnya saja kombinasi pink klasik dengan desain halus yang divariasikan dengan jilbab  merah marun. Banyak dari hijab anak-anak ini terbuat dari syal sutra atau kadang-kadang harganya lebih mahal dari selendang pashmina yang digunakan orang dewasa. Ada juga kombinasi hijau tua dengan hijau muda, kombinasi coklat klasik dengan coklat tua.

Memilih Yang Sesuai Untuk Anak

Anda pasti akan setuju bahwa jilbab anak-anak sangat banyak peminatnya karena mereka tampak begitu lucu dan menggemaskan jika memakainya. Gadis-gadis kecil yang terbungkus dalam jilbab berwarna-warni lucu  tentu akan menambah kebahagiaan kita ketika melihatnya.

Dengan begitu banyaknya desain jilbab yang cantik, bergaya dan penuh warna  saat ini, kita terkadang  sulit untuk memilih model dan warna jilbab yang sempurna untuk anak. Tetapi di situlah seninya memilihkan jilbab dan hijab untuk anak sendiri.

Tempat Terbaik Membeli Jilbab Anak-Anak

Jika anda mencari jilbab anak-anak yang terjangkau, tempat terbaik untuk membelinya adalah melalui situs penjualan online. Dengan cara ini, anda bisa mendapatkan akses ke harga yang wajar dan berkualitas baik pada waktu yang sama. Toko online lebih nyaman karena kita dapat berbelanja tanpa perlu mengunjungi tokonya secara langsung.(-reni-)

Selamat mencoba!

sumber : http://www.doktercantik.com

Berikut adalah beberapa tips untuk memilih pakaian muslim dari beberapa desainer:
  1. Menurut aturan Islam, busana bertujuan untuk melindungi pengguna, selain untuk menutupi. Itulah sebabnya mengapa kaum muslimin memilih pakaian yang longgar sehingga dapat menyamarkan siluet/bentuk tubuh.
  2. Pilih pakaian yang sesuai dengan ukuran dan tidak membahayakan saat bergerak. Pakaian yang ketat di samping mempersulit gerak juga membuat kulit sulit untuk bernapas. Busana Muslimah yang terlalu besar juga berbahaya bagi penggunanya, karena dapat terinjak pada saat berjalan/berlari, kemungkinan besar mudah terkena najis ditanah/jalan dan dapat menyebabkan pengguna jatuh. Bisa juga terkait benda-benda yang lebih tajam hingga bahan-bahan berbahaya dan akan merugikan bagi pengguna.
  3. Pilih model dan warna yang sesuai aktivitas. Jika pengguna banyak beraktivitas, sebaiknya menggunakan bahan yang tidak menyerap keringat dan juga tidak mudah kusut, terdiri dari dua bagian, atas dan celana. Bagi pengguna yang berkegiatan yang tinggal di tempat, pengguna dapat menggunakan rok. Untuk berbagai kegiatan non-formal atau santai dapat dipilih warna-warna ceria seperti merah muda, biru muda, oranye, dan merah, Anda juga harus memiliki pakaian berwarna netral muslim dan formal, seperti biru tua, abu-abu, hitam, dan putih.
  4. Bila Anda membeli baju baru, cobalah untuk berkoordinasi dengan pakaian baru model dan warna pakaian yang sudah dimiliki. Hal ini dimaksudkan agar anda masih tetap dapat menggunakan pakaian lama dengan cara mix and match dengan pakaian baru anda.
  5. Pelajari berbagai kreatif jilbab yang banyak diinformasikan media massa sehingga pengguna masih bisa mengikuti mode, tetapi tetap mengikuti aturan-aturan agama.
  6. Pilih pakaian yang dapat menyembunyikan kekurangan tubuh agar nyaman bersosialisasi. Anda juga sebaiknya menyamarkan berat badan dengan memilih bahan-bahan yang tampak terang. Butik pakaian muslim akan membantu Anda mendapatkan model keinginan Anda. Pemilihan warna juga dapat dilakukan untuk menutupi kekurangan. Misalnya, warna gelap cocok untuk orang-orang yang berukuran besar.
  7. Jika Anda ingin menghadiri acara festival, seharusnya tidak perlu bingung memilih pakaian. Pakaian santai yang dapat dimiliki terkesan mewah dengan cara memberikan materi tambahan yang tampak mewah. Sebagai contoh, kombinasi dari bahan katun dengan batik selendang Organdi, atau gaun sederhana dengan OBI gamis dari sutera atau bordir.
Dan ini tips memilih busana yang islami untuk ke pesta
Busana muslimah bukan hanya milik mereka yang ingin pergi ke pengajian atau ke masjid. Kini dengan perkembangan busana muslim, Anda juga bisa tampil bergaya dengan model produk Busana Muslimyang tetap sederhana namun mewah. Busana seperti apakah yang harus Anda kenakan untuk menghadiri pesta formal ?
Sebenarnya simple saja, busana muslimah yang simple pun bisa Anda kenakan untuk ke acara pesta yang formal. Namun dengan tambahan kreasi pastinya.
 Berikut tips nya :
  1. Jika Anda menghadiri acara pesta di siang hari, kenakan baju muslimah dengan warna terang, namun pilihlah bahan pakaian yang mudah menyerap keringat dan tidak mudah kusut. Sebaiknya, kenakanlah pakaian potongan bukan gamis. Dan untuk Anda yang tidak banyak aktivitas di sana, mengenakan rok panjang bisa menjadi pilihan, dan akan terlihat lebih anggun. Tempat jual Busana Muslim biasanya menyediakan aneka pilihan.
  2. Jika Anda menghadiri acara pesta sore hari yang santai, Anda dapat mengenakan padanan warna yang segar, seperti hijau muda atau biru muda. Dengan tambahan bordiran, payet atau tunik jepang, disertai dengan variasi warna bahan yang lebih muda. Anda bisa memakai selendang agar penampilan Anda tidak monoton, Anda pun akan lebih terlihat gaya namun tetap formal.
  3. Jika acara pesta berlangsung malam hari, produk busana muslim gaya glamour bisa menjadi pilihan Anda. Namun tidak perlu mengenakan yang bertabur kristal atau payet. Anda bisa menggunakan kaftan dengan embroidery emas atau perak. Alternatif lain, gunakan baju gamis bercorak floral dengan teknik lukisan atau tunik panjang bergaris kebaya yang dipadukan bersama kain.
  4. Jika ingin tampil muda, tidak ada salahnya Anda mengenakan batik. Saat ini sudah banyak kain batik yang dikemas dengan gaya kontemporer. Pilih saja yang bermodel Jackie-O atau bergaris babydoll dan dipadu dengan denim atau celana pipa.
Terakhir, jika Anda ingin tampil lebih mewah, mengenakan stola atau pashmina bisa membantu. Atau selendang dari bahan organdi yang serasi.
-nur-

PERKEMBANGAN busana muslim di Indonesia memang mengalami kemajuan yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Tak heran jika wacana menjadikan Indonesia sebagai kiblat busana muslim dunia bukan mimpi yang jauh dijangkau.

Keberadaan penduduk yang mayoritas muslim, serta kekayaan materi dan budaya yang melimpah juga menjadi nilai kekuatan tersendiri. Hal ini pun seperti yang disampaikan Ketua Umum Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) Sjamsidar Isa.

“Kalau busana muslim kita itu perkembangannya baik. Busana muslim di Indonesia itu luar biasa orang-orangnya kreatif, sumber daya alam banyak, kita punya budaya, beda sama negara lain,” tuturnya saat berbincang secara eksklusif dengan Okezone di Energy Building, kawasan SCBD, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Kendati begitu, banyak tantangan yang harus dihadapi oleh para pelaku industri mode untuk mewujudkannya. Menurut wanita yang akrab disapa Tjammy ini, jika mereka tidak melakukannya degan serius, maka itu hanya akan menjadi sebuah mimpi saja.

“Tapi itu tidak akan jadi komersial kalau tidak ada kemitraan dengan pihak yang terkait di dalamnya,” tutupnya.

Source : Ainun Fika Muftiarini – Okezone (http://lifestyle.okezone.com)

-Ati-

Diane Von Furstenberg pernah berkata, “Gaya adalah sebuah kepercayaan diri yang muncul tanpa paksaan dari dalam diri kita. Ini adalah sebuah cara untuk menempatkan diri Anda sesuai dengan suasana hati dan pesan apa yang ingin Anda sampaikan.” Namun menemukan personal style ternyata bisa menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi beberapa orang. Pada zaman sekarang ini untuk urusan penampilan beberapa faktor ini seringkali memberi pengaruh, seperti iklan, majalah, selebriti, stylist atau fashion designer. Dengan mengetahui jati diri dan gaya personal, Anda tak perlu terjerumus untuk membeli fashion item yang tidak tepat bagi Anda. Nah, coba terapkan beberapa langkah Cosmo berikut:

1. Ciptakan sebuah mood board

Perbanyak membaca buku dan majalah. Kemudian coba membuat sebuah buku style atau mood board. Tempelkan setiap potongan gambar pilihan yang mampu mencerminkan gaya Anda. Gambar tersebut dapat berupa apapun semisal lukisan, motif kain, foto dari era mode, foto aktris, dan sebagainya. Perhatikan hasilnya dalam kurun waktu tertentu, item apa saja yang akan tetap Anda sukai. Dengan begitu Anda pun akan mengetahui barang apa yang merupakan sebuah klasik, dan yang bersifat seasonal untuk Anda.

2. Telusuri sejarah Anda dalam berpenampilan

Buat catatan tentang apa yang bisa memberikan pengaruh terhadap gaya Anda. Orangtua, teman, lingkungan, pekerjaan dan lifestyle merupakan salah satu faktor yang bisa membentuk penampilan Anda hingga saat ini. Manakah penampilan yang bisa membuat diri Anda merasa bahagia, dan mana yang tidak?

3. Eksplor setiap style dengan mencobanya

Jangan takut untuk bereksperimen. Shopping time bisa menjadi alasan untuk mencoba item baru yang tidak pernah Anda bayangkan untuk memakainya. Anda bisa melakukannya di mana pun, tak perlu ke butik ternama saat budget tidak mencukupi. Setiap model pakaian yang dicoba dan tidak cocok, bisa menjadi sebuah pelajaran untuk mengenal bentuk tubuh yang Anda miliki.
Buatlah pertanyaan untuk Anda. Coba tanyakan pada diri Anda beberapa pertanyaan berikut: Busana apa yang membuat tubuh Anda terlihat flattering? Warna dan material apa yang disukai? Item apa yang sering dikenakan? Kesan apa yang ingin ditonjolkan saat berbusana? Seluruh jawaban tersebut akan membantu membentuk dan menggambarkan suatu gaya yang Anda sukai.

5. Temukan siapakah style icon dan inspirasi Anda

Dengan mempunyai idola dalam urusan gaya, Anda pun akan lebih mudah mengetahui apakah suatu item tersebut cocok dengan kepribadian Anda atau tidak. Misalnya, ketika tidak yakin akan menjatuhkan pilihan pada high heels saat berbelanja, coba bayangkan, apakah seorang Alexa Chung yang menjadi idola Anda akan memakai item tersebut? Nah, dengan begitu Anda pun seperti memiliki seorang sahabat yang super stylish. Inspirasi lain seperti film, kebudayaan, tempat wisata, atau museum pun dapat mengilhami dalam membentuk gaya personal.

Ketika akan bertandang ke suatu perhelatan, pasti usaha untuk tampil total akan muncul. Oleh sebab itu, jangan pernah ada rasa malas saat bersiap-siap untuk melakukan aktivitas. Berikan sedikit energi agar hasilnya pun membuat Anda bahagia sepanjang hari. Try it!

5 Things to Think About

Sebelum menemukan identitas Anda dalam berpenampilan, masih ada beberapa yang harus menjadi pertimbangan. Di antaranya adalah:

1. Sesuaikan dengan budget Anda

Tak perlu kaya untuk tampil stylish. Lebih baik membeli item yang bersifat long lasting dan sanggup di-mix and match, daripada membeli sesuatu yang bersifat sementara.

2. Cocokan dengan bentuk tubuh Anda
Anda tidak akan pernah terlihat memesona, apabila salah memilih model busana. Jadi mengerti proporsi tubuh itu penting!

3. Pertimbangkan umur Anda

Gaya setiap pribadi akan berkembang seiring dengan waktu. Apabila telah memahami dengan benar apa yang pas untuk Anda, hasilnya pun tak perlu bingung untuk berpenampilan sesuai dengan umur.

4. Buatlah aturan Anda sendiri

Buat batasan tersendiri dalam berpenampilan berdasarkan selera, kepraktisan, tipe tubuh atau mood. Semisal saya hanya memakai celana bergaya low waisted atau saya selalu memakai high heels.

5. Tentukan ciri khas gaya Anda

Mempunyai signature style merupakan salah satu hal yang penting. Dengan begitu Anda memiliki identitas diri dalam bergaya, dan akan terlihat stand out dibandingkan dengan orang lain.

 So, make sure which signature is perfect for your style :)

Source:  ( Cosmopolitan Edisi Oktober 2011), (Kapanlagi.com : Vemale.com )

– Ika –

 

Tips Cara Memakai Jilbab Berdasarkan Bentuk Wajah

Gambar

Memakai jilbab modern kini telah menjadi trend fashion dikalangan umat islam baik anak-anak, remajamaupun ibu-ibu dengan gaya dan tampilan yang anggun.

Hanya saja, pemakaian model dan gaya jilbab seharusnya disesuaikan dengan bentuk wajah supaya lebih kelihatan serasi dan cantik.

Dibawah ini adalah tips dan rahasia memakai jilbab untuk  setiap bentuk wajah yang anda punyai, mulai dari bentuk wajah persegi, bulat , oval, segitiga dan wajah yang panjang.

Setiap model jilbab kami sertakan juga nama artis yang bias mewakili, sehingga anda bias mengingat bagaimana model berjilbab mereka yang disesuaikan dengan bentuk wajahnya.

Cara memakai jilbab untuk wajah persegi

Rahasia memakai jilbab untuk wanita dengan wajah persegi (seperti wajah Tamara Bleszynski) sebaiknya dagu, kedua sisi rahang dan bagian dahi tertutup dengan jilbab agar menghasilkan penampilan lebih bulat atau oval, jangan memakai gaya jilbab yang betbentuk segitiga menjorok kedalam atas dahi apalagi memperlihatkan dagu bagian bawah karena akan memperlihatkan wajah anda agak maskulin.

Cara memakai jilbab untuk wajah bulat

Rahasia memakai jilbab untuk wanita dengan bentuk wajah bulat (seperti wajah rossa) tidak boleh memakai undercaps atau underscarves (topi) yang menepi pada dahi karena akan membuat wajah bulat anda kelihatan semakin bulat.

Wajah bulat memerlukan samaran sehingga tampak berbentuk wajah panjang, jika ingin menyamarkan wajah bulat agar berbentuk oval sebaiknya letakan jilbab dimulai dari garis rambut bagian atas dahi kemudian menutup daerah tulang pipi wajah dan berakhhir pada dagu. Dengan demikian anda dapat menciptakan ilusi dari sebuah bentuk wajah yang oval.

Wajah bulat juga harus menghindari jilbab gaya mesir atau spanyol yang mengekspos bagian leher, terutama jika anda memiliki dagu dan wajah yang gemuk. Kedua gaya berjilbab ini hanya benar-benar terlihat baik pada orang-orang yang memiliki leher ramping. Orang-orang yang bentuk lehernya pendek sebaiknya jangan menggunakan gaya tersebut.

Cara memakai jilbab untuk wajah panjang

Jika anda memiliki wajah panjang (seperti wajah Caty Sharon) sebaiknya tudak memilih gaya jilbab yang meletakan sisi jilbab atau hijab disekitar tulang pipi anda karena akan memperlihatkan bentuk muka anda semakin panjang.

Sebaliknya anda dapat mencoba memperpendek panjang bentuk wajah dengan menarik undercap turun kedahi anda sehingga memotong setidaknya seperempat dari panjang wajah. Pilihlah hijab dengan kerutan disisi kepala karena akan menciptakan ilusi lebar .Jangan menambahkan ukuran diatas kepala atau mengekspos leher, karena hal ini hanya akan memperpanjang bentuk wajah anda.

Cara memakai jilbab wajah oval

Untuk bentuk wajah yang oval (seperti wajah Dian Sastrowardoyo) semua bentuk dan gaya jilbab atau hijab akan kelihatan serasi dikenakan. Jika anda salah satu pemilik wajah berbentuk oval, maka tak perlu ragu lagi tampil berjilbab.

Cara memakai jilbab untuk wajah segitiga

Wanita dengan wajah bentuk segitiga (seperti wajah Bunga Citra Lestari) sangat cocok jika menggunakan jilbab yang longgar. Jilbab erat khusus difokuskan pada separuh atas kepala, hanya penekanan daerah dahi yang lebih lebar, jadi cobalah untuk tetap terbungkus dengan efek yang longgar dengan membuat lipatan lembut di daerah ini. Tutup sebagian sisi dahi untuk meminimalkan lebar dahi dan membuat wajah berbentuk berlian.

Demikian beberapa tips dan cara memakai jilbab berdasarkan bentuk wajah. Nah, model jilbab manakah yang cocok untuk anda?

Selamat memilih!

  (Sumber: http://www.doktercantik.com – andree)

Ada yang berbeda di pergelaran New York Fashion Week kali ini. Tidak hanya menyuguhkan ragam koleksi terbaru dari desainer bintang, tapi juga ragam koleksi busana muslim.

Nzinga Knight, desainer yang merilis lini busana muslimnya pada 2008,akan melakukan debutnya di panggung New York. Tidak tanggung-tanggung, kontras dengan para desainer lain yang kerap menghadirkan koleksi serbasensual, Knight justru akan menghadirkan busana serba tertutup, yang sesuai dengan syiar Islam. Berbekal hal tersebut, Knight optimistis, koleksinya akan menarik perhatian khalayak.

Busana Muslim

Busana muslim adalah gaya yang sama sekali berbeda dan filosofi fashionadalah tentang menjadi berbeda. Jadi, saya optimistis,” kata Knight, seperti dilansir AFP. Gelaran New York Fashion Weekhanya berjarak hitungan hari dari pembukaan. Karenanya, tidak heran bila Knight masih disibukkan dengan berbagai persiapan jelang pertunjukan.

Di studionya di Brooklyn, Knight mengakui dirinya dan tim masih harus menyelesaikan detail terakhir dari koleksinya. ”Koleksi saya bercerita tentang misteri dan inovasi yang ditujukan bagi wanita yang bahagia menjadi dirinya sendiri, tapi sekaligus punya sisi misterius,” kata Knight. Awal mula Knight memutuskan terjun ke dunia rancang busana karena dia bosan dengan gaya busana yang ditawarkan majalah-majalah mode pada waktu itu.

Busana Muslim

”Semua orang mengenakan busana berpotongan pendek atau dengan belahan dada rendah.Saya melihat majalah mendikte bagaimana wanita harus berbusana. Di sisi lain, tampaknya para desainer punya cara pandang yang sama mengenai gaya busana,” paparnya. Dari situ, Knight yang memang sudah lama berjilbab, memutuskan untuk mengombinasikan gaya busana muslim tersebut dengan napas streetstyle ala New York.

Hasilnya, Knight berhasil ”menjaring” pasar dan rancangannya segera menjadi alternatif gaya bagi kaum muda NewYork. Knight bukanlah desainer karbitan. Dia merupakan alumnus Pratt Institute School of Design, New York, dan menjadi penerima penghargaan dari asosiasi mode Amerika, Council of Fashion Designers of America (CFDA). Dia juga pernah bekerja di bawah arahan Marc Jacobs,ThreeAsFour, Rea Mivasager,dan Jones NY.

”Saya rasa, koleksi saya disukai karena mereka berbeda dan bukan sesuatu yang mudah didapatkan di pasaran,” kata dia. Kendati kini sedang naik daun, Knight mengakui dirinya gugup dengan prospek menggelar pertunjukan di New York Fashion Week, di mana dia akan mempertunjukkan sepuluh koleksi gaun malam. Latar belakangnya yang unik, dengan ayah yang merupakan imigran Amerika asal Trinidad dan ibunya berasal dari Guyana,menjadi keuntungan tersendiri bagi Knight.

Busana Muslim

Kedua orang tuanya berpindah memeluk agama Islam setelah mereka hijrah ke NewYork. ”Saya berdarah Trinidad dan Guyana, tapi saya adalah orang New York. Saya lahir dan besar di New York. New York, seperti yang kita tahu adalah kota mode. Saya rasa, latar belakang saya yang berbeda menjadi bumbu yang membuat semua ini semakin seru,” urainya.

Knight bukan satusatunya pelaku mode muslim yang berjuang di panggung New York. Ada Nailah Lymus, pendiri Underwraps, agensi modeling muslim pertama yang juga berbasis di New York. Underwraps yang juga bisa diartikan sebagai ”terbungkus” atau ”berselubung jilbab” itu dirilis di tengah-tengah penyelenggaraan pekan mode New York, Februari lalu.

Dalam wawancaranya dengan media, Lymus mengatakan, tujuannya mendirikan Underwraps adalah guna membuktikan bahwa modeling juga ramah bagi para muslimah. Siapa Nailah Lymus? Wanita keturunan Afrika-Amerika ini lahir sebagai muslim di Amerika Serikat. Nailah besar di Brooklyn, lingkungan yang sangat heterogen, namun dengan komunitas muslim minoritas.

Sejak kecil orang tuanya yang juga muslim, mengajarkan kepadanya bahwa berbusana islami yang baik berarti mengenakan busana yang cukup panjang untuk menutupi aurat. Meski begitu, busana tersebut pun tak melulu harus berwarna hitam dan berbentuk abaya. Lymus yang menyukai warna-warna cerah dan busana berlapis bergaya harajuku mempelajari bahwa fashionmuslim kini sudah jauh berkembang.

Lini fashionbesutan Lymus, Amirah Creations, juga ikut merepresentasikan bahwa mode islami tak melulu berarti cadar dan abaya. Malah, bisa dibilang koleksi busana Lymus mematahkan semua stereotip khalayak mode yang hadir di ajang New York Fashion Week, akan busana islami. Beberapa busananya terlihat begitu modern dan bahkan bisa dikenakan oleh mereka yang nonmuslim. ”Sebagai perempuan, saya tertarik kepada warna dan segala hal yang cantik dan berbusana muslim tak berarti harus selalu mengenakan abaya,” kata dia.

Namun selama beberapa tahun bergelut di industri fashion, Lymus menyadari hampir tidak ada model muslimah yang bekerja di dunia fashion. Salah satu model muslim yang namanya kini tengah mencuat naik adalah Hanaa Ben Abdesslem, asal Tunisia, yang baru saja menandatangani kontrak sebagai wajah bagi Lancome. Abdesslem juga pernah menjadi model catwalk di pertunjukan Vivienne Westwood. Namun, yang juga menjadi perhatian Lymus, para muslimah berjilbab yang berkeinginan menjadi model. ●lesthia kertopati

-iah-

Sumber http://www.seputar-indonesia.com/

Busana MuslimUsia bukanlah penghalang untuk bisa tampil modis. Jangan sampai karena sudah menikah dan memiliki anak, Anda cuek dengan penampilan. Begitu pun dengan tren busana muslim yang saat ini sedang berkembang pesat. Tren itu bukan hanya milik para remaja, tetapi juga Anda.

Berkaitan dengan hal itu, Demedia menerbitkan buku Hijab for Mom Anggun & Modis yang ditulis oleh Leny Zulkarnaen. Buku ini sangat tepat bagi Anda—para Mom—yang ingin tampil beda dari biasanya.

Singkirkan rasa minder, tidak percaya diri, dan takut untuk mencoba sesuatu yang baru. Karena melalui buku ini, Anda bisa tampil lebih anggun dan modis tanpa harus mengenyampingkan nilai-nilai islami.

Pink flower, light green polkadot, dress petal purple, butterfly dress, rainbow line, snow white style, dan nabila tosca adalah beberapa gaya hijab yang cocok dan up to date untuk digunakan oleh wanita berusia matang.

Tidak hanya itu, di dalam buku ini juga tersaji tips memilih busana muslim sesuai bentuk tubuh dan juga kiat untuk tampil cantik dan awet muda.Demedia ( Lina )

Selamat membaca :)

Next Page »