July 2011


Memakai busana muslim ke tempat kerja ternyata tidak bisa sembarangan.Terdapat aturan tertentu yang harus diikuti agar terlihat profesional, namun tetap berkesan trendi dan modis.

Belakangan ini, pamor busana muslim terus meningkat. Kini, busana serbatertutup ini banyak dijumpai di berbagai tempat, mulai dari yang bergaya santai di pusat perbelanjaan hingga yang berkesan glamor dan mewah di acara pesta. Demikian pula di tempat kerja, kini busana muslim memiliki tempat tersendiri.

Sayangnya, aturan berbusana “kantoran” terkadang direpresentasikan berbeda oleh sebagian muslimah. Mengenakan busana serba bertumpuk dengan aksen ramai atau malah ekstrasantai. Sebenarnya, busana muslim untuk ke kantor tidak jauh berbeda dengan busana biasa.

Namun, memang harus mengikuti kaidah berbusana muslim yang baik, yakni menutup aurat, tidak ketat memeluk tubuh, dan sopan. Adapun untuk potongannya, para wanita karier muslimah bisa memilih beberapa tipe gaya. Dinamis, feminin, atau trendi.

Bagi mereka yang pekerjaannya membutuhkan banyak waktu di lapangan, bisa memilih rangkaian busana yang tidak membatasi gerak tubuh. Padanan tunik dan celana bisa jadi alternatif yang tepat. Pilihan lainnya, padu padan busana kontemporer yang dikenakan secara berlapis.

Misalnya saja blus, jaket, serta celana panjang. Paduan ini disarankan Tuty Cholid, desainer yang kini memperluas lini modenya ke pasar busana muslim.

“Sekarang ini jaket panjang sedang in, jadi kita bisa menerapkannya untuk busana kerja muslim. Sebaiknya jaket itu mengambil gaya tailoring supaya tidak menghilangkan kesan baju kerjanya,” ujar Tuty.

Bila ingin tampil ringkas dengan mengenakan kemeja, sebaiknya pilih yang bagian kerahnya tinggi dan mampu menutup leher. Dengan begitu, bisa langsung menggunakan jilbab.

Tampilan seperti itu lebih rapi, praktis, dan modern dibandingkan memakai jilbab lebar atau penuh ikatan di bagian kepala, yang berkesan terlalu ramai untuk suasana kerja. Sementara, mereka yang lebih banyak menghabiskan waktu di kantor, pilihan busananya bisa yang bergaya feminin maupun trendi. Paduan kemeja atau tunik dengan rok misalnya.

Bagi yang ingin terlihat lebih anggun, gamis pun bisa digunakan. Namun, tentu harus disesuaikan motif dan detailnya. Jangan terlalu ramai atau bahkan terlampau simpel.

Begitu juga dari segi bahan. Gunakan gamis dengan bahan sedikit tebal. Sebab, bahan yang tipis memberi kesan terlalu santai. Untuk pemilihan bahan, utamakan kenyamanan dan tidak gerah saat dipakai seharian. Bahan-bahan seperti katun, viskos atau shantung bisa dijadikan pilihan.

“Kalau memakai sutra, sebaiknya yang dicampur katun, rayon atau viskos supaya mengurangi kilapnya dan lebih nyaman,” sebut salah satu desainer busana muslim, Iva Lativah.

Tidak ingin tampil plain? Tambahkan saja aksesori yang berkesan formal, seperti halnya bros, korsase, atau ikat pinggang rantai.

“Sekarang ini korsase sedang digemari, jadi pakai saja kalau ingin menambah cantik penampilan. Atau bisa juga dengan bros yang bentuknya menarik,” ujar Itang Yunasz, desainer busana kontemporer yang kini juga merambah lini busana muslim.

Aksen-aksen tertentu juga bisa ditambahkan untuk menambah semarak penampilan. Tentu dalam tahap yang tidak berlebihan, seperti halnya aksen bordir pada lengan, kerah, dan ujung busana.

Penampilan juga akan terlihat menarik dengan penggunaan warna cerah. Namun, tentu dalam nuansa yang senada. Tidak asal tabrak, hanya untuk menampilkan kesan kontras. Jika ingin terlihat segar,cukup gunakan blus dengan warna ceria yang dipadukan dengan bawahan berpalet netral.Hal ini juga membuat penampilan berkesan luwes.

Sementara, Fenny Mustafa lebih memilih katun daripada sutra sebagai bahan dasar. Dia ingin si pemakainya tetap terlihat modis, tapi tetap nyaman untuk dipakai.

Demikian juga dengan bentukan yang ditawarkan,Fenny banyak menghadirkan garis rancangan simpel dengan kombinasi warna cerah sesuai bagi para muslimah yang dinamis.

Advertisements

Wanita hamil juga ingin selalu tampil cantik dalam berbusana muslim, tapi jangan asal ikutin mode jadi memaksakan diri untuk memilih busana muslim. Tetaplah menomorsatukan kenyamanan dalam berbusana karena wanita hamil beda dengan wanita yang tidak hamil. Saat hamil,ada perubahan ukuran di beberapa area tubuh wanita dan membuat mereka susah mencari busana yang pas buat bumil.Dan jadi mudah kegerahan, itu salah satu penyebab ketidaknyamanan dalam berbusana.

Dibawah ini beberapa tips memilih model busana muslim untuk ibu hamil agar tetap terlihat cantik, gaya, syar’i, dan yg terpenting adalah tetap nyaman dalam beraktivitas :

1. model baju muslim hamil dgn bahan nyaman.

Bahan katun disarankan untuk akivitas sehari-hari. Dan untuk acara istimewa , pilih bahan sifon yg dilapis furing katun atau sutra.

2. Untuk atasan, pilih model yg sekiranya akan dapat dipakai kembali usai persalinan, atau setidaknya , bisa dipermak untuk dapat dipakai kembali. Beberapa model baju muslim yg disarankan antara lain :

– Model Baju Muslim dgn tali belakang

Keuntungannya adalah bisa dibesar kecilkan sesuai kebutuhan. Sehingga usai persalinan pun masih bisa dipakai dgn mengatur tali belakang.

– Model Baju Muslim dgn kancing depan

Aksen kancing akan mempermanis penampilan baju hamil, keuntungan lainnya adalah model baju ini tetap bisa dipakai pada masa menyusui.

– Model Baju Muslim dgn babydoll

Model klasik babydoll akan mempercantik penampilan ibu hamil serta menjamin kenyamanan karena potongan besar di bagian perut.

3. Untuk celana panjang, sekarang telah banyak dijual celana khusus untuk ibu hamil dgn kantong perut. Pilih bahan yg jatuh dan tidak kaku agar tetap nyaman. Miliki beberapa warna netral seperti hitam, coklat, dan putih. Namun, perlu dipertimbangkan juga untuk tidak membeli terlalu banyak, karena usai persalinan, celana model ini tidak dapat digunakan lagi. Sebagai gantinya , beberapa pilihan model yg dapat dipertimbangkan antara lain:

– Celan dgn kancing geser

Dgn kancing geser, maka celana ini dapat mengikuti bertambah besarnya ukuran perut, setelah melahirkan, celan ini juga masih dapat dipakai kembali dgn menggeser kancing ke posisi terkecil.

– Celana serut

Hampir sama dgn kancing geser, celana serut juga fleksibel mengikuti perkembangan kehamilan dan masih bisa dipakai usai persalinan. Hanya saja pada umumnya model celana serut adalah pipa lurus dan lebar. Sehingga menimbulkan kesan berat.

4. Untuk anda yg lebih suka mengenakan rok, pilih model A line, sehingga menimbulkan kesan modis dan feminim. Pilih model baju muslim dgn kancing geser atau tali serut.

Kini ada satu lagi cara mengkreasikan jilbabAnda utk tampil lebih modis. Macam-macam kreasi ‘bun style’ bisa menjadi pilihan. (grosir jilbab)
Bun dalam bahasa indonesia berarti konde. Tak hanya wanita tak berjilbab saja yg tampil cantik dgn konde, kini para wanita berjilbab pun bisa melakukannya. (grosir jilbab)
Utk wanita berjilbab, berikut tips memakai jilbab ‘bun style’.
Yg pertama bentuklah rambut Anda menjadi konde cepol. Jika rambut belum cukup panjang, Anda bisa mengakalinya dgn membuat konde palsu dgn buntalan sapu tangan yg selipkan pada bagian dalam jibab.
Agar praktis, kini banyak dalaman jilbab (penutup kepala dari kaus yg dipakai sebelum memakai jilbab) yg dilengkapi dgn konde palsu. Biasanya ada dua jenis dalaman jilbab, yg pertama dgn konde di bawah, dan yg ke dua dgn konde di atas.          Pilih bentuk dalaman jilbab yg sesuai dgn bentuk wajah Anda. Bagi si wajah oval, dalaman jilbab dgn letak ‘konde’ di atas akan membuat wajah Anda lebih tirus. Sedangkan bagi si wajah persegi, model konde di belakang akan menyeimbangkan bentuk wajah Anda sehingga terlihat proporsional.
·            Setelah itu pakailah jilbab sesuai kreativitas Anda. Lalu gunakan aksesori utk mengekspos konde Anda. Utk keseharian gunakan scarf panjang yg diikatkan menyerupai bandana. Dan utk acara pesta, kalung mutiara, atau scarf bisa jadi pilihan.

Ada pesona tersendiri ketika wanita menggunakan busana muslim. Apalagi sekarang ini banyak desainer terkemuka selalu berkreasi untuk menciptakan berbagai busana muslim yang berkualitas. Kesadaran untuk memakai busana muslim yang fashionable pun semakin meningkat. Dari anak-anak, remaja, dan dewasa sekarang ini banyak menggunakan busana muslim untuk kesehariannya dengan tetap mengikuti tren busana.

Tingginya permintaan busana muslim yang berkualitas ini, direspon oleh Bapak Choirul Ichsan, pemilik Multi Cipta, untuk menghadirkan sebuah tempat khusus yang menyediakan aneka kebutuhan busana dan aksesoris untuk muslim. Bapak Choirul Ichsan pun kemudian menyiapkan sebuah tempat yang berlokasi di tengah kota, tepatnya di Jalan Gajah Mada No 64 Semarang.

Distro Hazna
Untuk menghadirkan busana muslim yang berkualias, Bapak Choirul Ichsan menggandeng Hazna, salah satu produsen busana muslim ternama. Hazna dikenal sebagai salah satu produsen busana muslim yang menghadirkan kerudung dan baju muslim dengan desain yang cantik dan menarik, modis simple, namun tetap elegan. Dengan penambahan aplikasi sulam pita, sulam benang, dan sulam payet yang selama ini tak pernah lekang termakan oleh jaman.

Kombinasi warna dan desain yang kreatif dan unik serta didukung dengan material pemilihan bahan yang berkualitas agar kenyamanan pemakainya tetap terjaga. Rancangan kerudung dan baju muslim Hazna dapat menjadi jalan bagi para Muslimah yang aktif dan ingin tampil gaya dan cantik, namun juga mendapatkan kepraktisan dalam penggunaannya.

Putri Eksanti – Souvenir & Aksesoris
Untuk melengkapai berbagai produk busana dari Hazna, Bapak Choirul Ichsan juga menyediakan berbagai kebutuhan souvenir dan aksesoris muslim lainnya seperti bros, kalung, dompet, tas, dan aneka aksesoris kebutuhan wanita lainnya. Sehingga memudahkan Anda untuk tempil sempurna dengan busana muslim dan aksesoris yang sesuai pilihan Anda.

Baju koko dengan kerah model shanghai, sangat populer dikalangan muslim indonesia.Baju ini banyak dibuat dari bahan katun yang adem, sehingga banyak dikenakan oleh laki-laki muslim di indonesia jika akan menunaikan sholat ataupun menghadiri acara-acara keagamaan baik dilingkungan sekitar ataupun dipakai oleh kalangan santri di pesantren.Namun kini banyak pula baju koko dipakai untuk bekerja, walaupun biasanya dipakai di hari jumat saja.

Memilih pakaian kerja atau baju muslim memang agak susah dibanding baju kerja biasa, terutama untuk kaum pria, dibandingkan kaum wanita lebih mudah untuk memilih baju kerja muslim karena sekarang banyak model dan variasinya.

Tips berikut ini mungkin bisa membantu anda dalam memutuskan baju muslim modern yang cocok anda kenakan ke tempat kerja:

– Untuk pria mengenakan baju koko di hari jumat, agar sekalian digunakan untuk sholat jumat.

– Pilihlah warna yang lembut dan hindari memakai warna yang terlalu mencolok.

– Sesuaikan dengan Lokasi pekerjaan anda. Jika anda bekerja dilapangan, pilih yang bahanya katun dan tidak panas serta menyerap keringat.Untuk dalam ruangan ber-AC pilih yang agak tebal dan hangat, sehingga anda tidak kedinginan.

Mencari ide unik untuk bergaya di bulan Ramadhan ini? Mengapa tak mencoba busana bermotif tenun ikat? Ronald V. Gaghana, perancang muda yang sempat bekerja di bawah Biyan Wanaatmadja ini mencoba mengulik tenun ikat untuk gaya berbusana muslim.

Sejak tahun 2006, Ronald V. Gaghana bersama partnernya, Arulita Handayani (Ruli) mengeluarkan lini khusus busana muslim yang diberi nama Mulla. Mulla berarti awal mula yang indah. Kepada Kompas Female, Ruli, mengatakan, bahwa pasar busana muslim sudah menjadi fenomena menarik. Desain yang ditawarkan Mulla oleh Ronald selalu bergaya unik dan berbeda. Seperti tahun lalu, yang mencoba memadankan gaya ala kimono yang mengutamakan kenyamanan tetapi tidak meninggalkan pakem pakaian muslim.

“Koleksi-koleksi saya selalu diupayakan untuk mengutamakan kenyamanan. Lewat bahan-bahan yang delicate, lembut, dan ringan,” jelas Ronald sesaat setelah memeragakan koleksi terbarunya yang ia beri tajuk Moghul Affair beberapa waktu lalu di kawasan Kemang. Kali ini, Ronald mendapatkan inspirasi dari hasil risetnya mengenai busana muslim di Asia Tengah. Ia mendapati keunikan motif ikat dari zaman Moghul, yakni kerajaan Islam yang sempat menguasai India, Turki, dan Persia di abad 16-18an.

Inspirasi ikat dari Asia Tengah, daerah Kazakhstan, Uzbekistan, dan pengaruh Moghul di Persia yang tersisa ia coba kembangkan dengan aplikasi tenun dan bordir pada busana muslim Mulla. Koleksi tersebut ia coba tayangkan pada busana kaftan, gaun panjang, serta coat panjang dan pendek. Bahan-bahan yang ia gunakan antara lain; Thai silk, sifon sutera, linen, organza, dan sutera ATBM. Tenunan yang ia gunakan cukup menarik untuk dijadikan motif yang berbeda.

“Mulla tidak berupaya mengikuti tren yang ada di pasaran Indonesia saat ini. Tetapi Mulla lebih menekankan apa yang disuka oleh pengguna saat berbusana, yakni kenyamanan, ringan, dengan warna-warna yang up to date. Kan, selama ini busana muslim kesannya berat,” jelas Ronald.

Tak dipungkiri, desain dengan ikat ini memang terlihat unik dan mewah. Namun, untuk mendapati hasil ini diakui Ronald, tidak mudah. “Butuh kerjasama dengan penenun untuk mendapatkan apa yang diinginkan, khususnya dalam hal menyamakan warna yang kita inginkan dengan yang mereka bisa buat. Belum lagi soal sumber daya manusia yang bisa melakukannya, saya kan tak mungkin melakukannya sendirian. Workshop tenunan ini kami lakukan di Bali, dan ini akan butuh waktu untuk mendapatkan tenunan ini,” jelas Ronald.

Seiring dengan perkembangan zaman, akhirnya jilbab menjadi suatu trend. Namun dengan semakin luas batasan berjilbab di masa kini, tidak membuat pemakai jilbab melupakan syari berpakaian. Berbusana syari itu seperti gimana sih? yang jelas pakaian harus menutup aurat dengan sempurna tidak transparant tidak membentuk lekuk-lekuk tubuh tertutup dari atas sampai bawah kecuali yang muka dan telapak tangan sebatas pergelangan Agar tidak terlihat ketinggalan zaman dan tetap modis, pengguna jilbab bisa memadupadankan dan mengkreasikan pakaian dan jilbab dengan baik. Bukan hal yang terlalu sulit untuk padupadan dan kreasi jilbab. Asalkan kita selalu mengikuti dan memilih model yang cocok untuk dipakai. Pemilihan model tersebut juga berdasarkan literature fashion dan tips trik berjilbab yang pas untuk kita. Ada berbagai macam jilbab yang sudah umum dipakai, mulai dari jilbab panjang yang menutupi dada, jilbab segi empat, pashmina, sampai jilbab instant yang dikenal dengan istilah bergo. Pastikan pilihan jilbab yang akan kita pakai tidak ribet, pilihan warna sesuai untuk combined, style sesuai dengan aktivitas, sebagai finishing touch kreasikan jilbab dengan penggunaan bandana dan accessories yang sesuai. Dan yang tidak kalah penting, sesuaikan pemakaian jilbab dengan bentuk wajah. Agar terlihat lebih cantik dan sempurna ada beberapa tips berkerudung yang bisa diaplikasikan dan jilbab disesuaikan dengan bentuk wajah. Berikut ada beberapa tips memakai jilbab sesuai bentuk wajah.

BENTUK WAJAH BULAT

Ciri bentuk wajah ini jarak dahi ke dagu sama dengan jarak kedua pelipis serta tulang rahang yang tertimbun pipih. Dalam bermake-up concealment pada bentuk muka bulat diaplikasikan pada pelipis, sekitar telinga dan rahang. Maka untuk memberikan optical illusion pada wajah bulat disarankan garis kerudung yang menutupi dagu dimajukan ke arah pipi, sehingga pipi yang terlihat berisi bisa terlihat berkurang. Gunakan undercaps berbahan semi elastis agar ukuran kepala tidak bertambah. Hindari menggunakan konde karena akan membuat bentuk kepala semakin bulat. Sebelum memakai undercaps gunakanlah bandana sebagai pelengkap agar jilbab terlihat lebih stylish. Gunakan undercaps berbentuk topi untuk memperindah bagian kening dan memberikan garis kerudung yang sempurna serta memberi kesan wajah memanjang.

BENTUK WAJAH PANJANG

Bentuk wajah panjang memiliki ciri dagu yang panjang, kening yang relatif tinggi dan jarak pelipis yang sama dengan jarak rahang. Untuk mengurangi kesan tinggi pada kening, disarankan untuk menggunakan undercaps bervolume dan membulat di bagian kanan dan kiri. Paruh undercaps atau bandana yang letaknya agak menurun bisa menutupi sebagian kening. Anda boleh menggunakan konde atau menggelung rambut agar bentuk kepala terlihat lebih seimbang.
BENTUK WAJAH SEGITIGA

Dagu panjang adalah ciri utama bentuk wajah segitiga, ditambah dengan jarak pelipis yang lebih lebar dibanding jarak pangkal rahang. Gunakan kerudung dengan garis yang ditarik sejauh mungkin ke belakang dan bertemu di tengkuk, agar bagian rahang tampak terbuka dan wajah terlihat lebih penuh. Lengkapi totally look Anda dengan bandana. Untuk menutupi kesan lebar dahi, bentuklah bagian depan bandana menjadi lengkungan garis kurva sempurna dimulai dari pelipis dekat alis. Agar bagian kening lebih terangkat, gunakan undercaps yang berbentuk topi dan bervolume di bagian samping dan atas.

BENTUK WAJAH KOTAK

Ciri Bentuk wajah ini adalah lebar antara pelipis dan pangkal rahang kurang lebih sama, tulang rahang yang terlihat kuat serta dagu yang samar. Bentuk wajah kotak membutuhkan shanding berwarna gelap dibagian pelipis dekat telinga hingga rahang. Gunanya adalah untuk menyamarkan bentuk rahang yang tegas. Dalam berkerudung dapat dilakukan dengan menyembunyikanya dengan cara menggunakan undercaps yang bevolume di bagian atas. Tarik garis kerudung Anda hingga menutupi sebagian pipi untuk memberi kesan bentuk wajah tampak lebih memanjang dan ramping. Sama halnya dengan bentuk wajah segitiga, aplikasikan bandana dengan membentuk bagian depan bandana menjadi lengkungan garis kurva sempurna untuk menyamarkan lebar dahi. Agar bagian kening lebih terangkat, gunakan undercaps yang berbentuk topi bervolume di bagian atas.

BENTUK WAJAH OVAL

Bentuk wajah egg-shaped bisa dikatakan wajah idaman serta bisa bebas memilih mengkreasikan jilbab dengan bandana. Pilihlah warna jilbab yang sesuai dengan warna kulit sehingga wajah terlihat lebih beseri.

Bagaimana pun bentuk wajah yang Anda miliki, Anda akan tetap pantas menggunakan jilbab. Hal paling penting adalah Anda dapat mensiasati kekurangan, totally look serta padupadan yang serasi. Semoga tips ini bermanfaat dan Selamat mencoba!!

Next Page »